MATATELINGA. Tebingtinggi - Seorang pria lajang bernama Lukman Hakim alias Tompel (28) warga Dusun X Desa Paya Pinang Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan tewas di belakang dapur rumahanya, Kamis sore (01/07/2021) sekira pukul 15.00 Wib dalam kondisi telungkup dan leher terikat tali, kuat dugaan korban tewas akibat gantung diri.Kapolres TebingTinggi AKBP Agus Sugiyarso SIK, saat di mintai keterangan terkait penemuan mayat laki-laki tersebut, membenarkan adanya penemuan mayat seorang pria lajang yang meninggal di duga akibat gantung diri.Sebab dari hasil olah TKP di lokasi penemuan mayat yang masih di belakang dapur rumah korban, dimana pihaknya menemukan ikatan tali yang terputus di bagian tengah tepat di bawah jasad korban.
Baca Juga:Dugaan Korupsi Mencapai 14 M, Tim Pidsus Kejati Sumut Geledah Kantor dan Rumah Dinas Direktur PDAM Tirta Lihou Simalungun“Kuat dugaan korban meninggal dunia akibat gantung diri, namun karena talinya tidak kuat maka ikatan tali terputus dan korban pun langsung meninggal di tempat,” ucap kapolres.Masih kata Kapolres, untuk memastikan lebih lanjut, kini jasad korban di Bawak ke RS. Bhayakara Kota Tebingtinggi, untuk di lakukan visum et Revertum.Sedangkan di lokasi rumah korban telah pasang garis polisi (police line) agar warga yang berada di sekitar TKP tidak bisa masuk, karena masih dalam penyelidikan pihak Polres dan Polsek Tebingtinggi.“Kita sudah pasanag police line di lokasi rumah korban, agar warga tidak bisa masuk kedalam lokasi karena masih dalam penyelidikan,” jelas Kapolres Tebingtinggi[br]Di lokasi di lokasi kejadian, menurut keterangan saksi MHd Efri (18) yang merupakan tetangga korban mengatakan, sebelum korban meninggal, korban sempat bertengkar bersama temannya, dan tak lama kemudia korban langsung pulang kerumahnya.Berselang beberapa jam kemudian sekitar pukul 14:00 Wib, saat saksi hendak mengantarkan nasi kerumah korban, saksi sempat memanggil-manggilkorban, namun tidak ada sahutan dari dalam rumah korban.Saksipun lalu masuk kedalam rumah korban yang selama ini korban tinggal sendirian di rumah tersebut. Dan saksi langsung masuk menuju dapur rumah korban, di saat itulah saksi terkejut karena melihat korban sudah dalam keadaan posisi telungkup dan tidak bergerak.[br]Saksi yang melihat hal tersebut langsung keluar dari rumah korban sambil berlari untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarganya yang tak jauh dari tempat tinggal korban, dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun (Kadus) dan juga kepada pihak kepolisian.“Pas saya lihat korban telungkup tak begerak, saya langsung lari nagsih tau ke keluarga dan Kadus, lalu melaporkan ke kantor Polisi,” kata Efri.Atas laporan dari warga Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso SIK, bersma personil Reskrim, Kapolsek Tebingtinggi, AKP.Doraria S. Simanjuntak, SH.MH bersama Unit Reskrim Polsek Tebingtinggi dan Tim Inafis Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi tiba di lokasi penemuan mayat korban. (Mtc/bas)