Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Gubernur Minta OPD Proyeksikan Program di Lahan Ratusan Hektare
Bahas Perkembangan Pertanian dan Peternakan di Sumut

Gubernur Minta OPD Proyeksikan Program di Lahan Ratusan Hektare

- Jumat, 23 Juli 2021 07:00 WIB
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut, untuk memproyeksikan peningkatan hasil pertanian dan peternakan dengan potensi ketersediaan lahan ratusan hektare.

Hal ini setelah program Food Estate diprediksi mampu menambah pasokan bahan pangan untuk provinsi ini.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Edy Rahmayadi saat membahas perkembangan pertanian dan peternakan di Sumut, bersama sejumlah pimpinan OPD terkait, di Rumah Dinas, Jalan Jenderal Sudirman Nomor41, Medan, Kamis (22/7/2021).

Hadir di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Azhar Harahap, Kepala Dinas Perkebunan Lies Handayani Siregar, Kepala Dinas Kehutanan Herianto, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Baharuddin Siregar serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam pertemuan itu diungkapkan bahwa selama ini program yang dijalankan ternyata masih dinilai perlu ada peningkatan yang signifikan.

Sebab kebutuhan yang diproyeksikan sebelumnya, ternyata di beberapa daerah (kabupaten/kota) masih kekurangan, sehingga harus memasok dari provinsi lain, bahkan seperti beras juga sempat impor dari negara lain.

BACA JUGA:Gubernur Edy Rahmayadi Ingatkan Petugas Bekerja dengan Benar"Saya minta pengembangan pertanian dan peternakan ini digenjot lagi. Cari ide bagaimana menambah pasokan kita. Silakan fasilitasi, agar rakyat kita bisa jadi cerdas. Jadi APBD itu dimanfaatkan dengan baik.

Contoh saja seperti (Negara) Thailand, tanahnya tidak begitu luas, tetapi penghasilan mereka dari pertanian sangat banyak,” ujar Edy Rahmayadi.

[br]Untuk itu, lanjut Edy, OPD terkait harus mencari cara agar produksi pangan di Sumut bisa naik signifikan. Apalagi pemerintah pusat telah membuka lahan Food Estate di Humbanghasundutan yang kini menjadi sentra produksi pertanian pangan.

Sehingga jika memang dibutuhkan, beberapa lahan strategis dan bisa digunakan untuk pengembangan dimaksud, perlu disiapkan agar program di bidang pertanian dan peternakan bertambah.

“Kembangkan lagi lahan, termasuk kalau memang bisa gunakan hutan produksi. Tadi sudah disampaikan bahwa ada lahan kurang lebih 200 hektare di Humbahas (Humbanghasundutan).

Saya minta pengaturan penggunaan APBD untuk tahun depan, lebih jelas dan rinci, sekaligus proyeksinya seperti apa,” tegasnya, setelah mendapat informasi dari OPD tentang ketersediaan lahan di beberapa kabupaten.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan agar antara OPD terkait tersebut, aktif berkoordinasi dan tidak merasa paling terdepan dibanding yang lain. Sehingga semua saling mendukung, saling bekerja sama, dan tidak terjebak dalam prosedur yang membuat program berjalan lambat.

[br]Apalagi yang bersinggungan langsung dengan kepentingan kesejahteraan rakyat, baik kehutanan (perhutanan sosial), pertanian, peternakan serta perkebunan.

“Jika itu untuk kepentingan rakyat, mainkan (jalankan)!. Jangan terlalu banyak prosedur. Kalau kesulitan, cari jalan (sesuai aturan), kalau belum tolong dikejar (koordinasi). Silakan anda lembur, yang penting hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya lagi.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Azhar Harahap menyebutkan bahwa keempat OPD dimaksud telah mencanangkan program Sitantri atau sistem pertanian terintegrasi. Yakni pola saling mendukung antarkomoditi, sehingga biaya produksi ditekan semaksimal mungkin.

Misalnya memanfaatkan satuan lahan terbatas untuk mengelola tanaman pangan, beternak hingga mengelola limbah.

“Ya langkah kita ke depan sesuai arahan Pak Gubernur, melaksanakan pembangunan pertanian terpadu dan terintegrasi. Jadi antar beberapa komoditi yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan. Karena potensi itu ada, sehinga kita dinas terkait bisa bersinergi,” jelasnya.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini

Berita Sumut

Ziarah Penuh Makna HUT ke-78 Sumut, Bobby Nasution Ajak Teladani Jasa Pahlawan

Berita Sumut

Pj Sekdaprov Sumut Sebut One Day No Car Bagian Transformasi Budaya Kerja ASN

Berita Sumut

Mudik Gratis Idulfitri 2026, Pemprov Sumut Sediakan 5.500 Kursi

Berita Sumut

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

Berita Sumut

Kahiyang Ayu Dukung Hari Down Syndrome Sedunia Tingkat Sumut 2026