MATATELINGA, Medan- Usai mengalami lupa bakar serius akibat disiram air keras oleh dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion pada (25/7) malam, akhirnya wartawan media online tersebut diberikan tindakan operasi oleh tim medis rumah sakit Adam Malik Medan. Hal ini dikatakan oleh Humas RS Adam Malik, Risario Dhorothi.Risario mengatakan bahwa pasien berinisial PBS masuk melalui IGD RSUD Adam Malik pada hari Minggu 25 Juli 2021, sekira pukul 22.00 WIB karena menderita luka bakar serius akibat air keras."Saat korban tiba kita langsung melakukan screening Covid 19 sebagai SOP awal, lalu setelah aman dan setelah dari hasil pemeriksaan medis, disimpulkan bahwa korban membutuhkan penanganan medis lanjutan yaitu dengan operasi pembersihan luka melalui operasi,"sebut Humas RS Adam Malik Medan.Lanjutnya lagi, korban mengalami luka bakar sebesar 5% pada wajah dan kedua tanganya."Pasien masuk ke kmaar operasi pada pukul 07.00 WIB dan hingga kini masih diruang operasi, dan kita belum bisa memastikan hingga berapa lama. pihak Kepolisian sejuah ini belum ada yang datang, cuma pada saat itu pasien diantar oleh pihak Kepolisian. Kodisi kesadaran pasien saat ini baik dan sadar,"pungkas Risario Dhorothi.Sementara itu Kabid Humas, Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi melalui siaran persnya mengatakan bahwa hingga saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan."Kasusnya masih didalami oleh Satreskrim Polrestabes Medan," sebut HadiSebelumnya diberitakan bahwa korban menjadi korban penyiraman air keras oleh diduga oleh 2 orang yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dijalan Jamin Ginting, tepatnya di simpang selayang, kecamatan Medan Tuntungan, dan diduga motif penyiraman air keras terhadap wartawan diduga akibat pemberitaan judi. ( mtc/Suriyanto )