Matatelinga - Medan, Untuk melihat sejauhmana kesiapan para petugas dalam melayani permintaan sembako dari 151 titik pasar murah di Kota Medan, Wali Kota Medan H T Dzulmi Eldin S MSi melakukan peninjauan gudang penyimpanan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan, Sabtu (28/6/2014). Sejak pasar murah dibuka, Senin (23/6), di seluruh kecamatan setiap harinya mendatangi gudang penyimpanan guna mendapatkan sembako untuk selanjutnya didistribusikan ke seluruh pasar murah yang ada di masing-masing kecamatan. Hal ini membuktikan animo masyarakat atas kehadiran pasar murah cukup tinggi, sebab bahan kebutuhan pokok yang dijual lebih murah 20-30 persen dari harga pasaran.Menurut Eldin, seluruh sembako yang disimpan di gudang penyimpanan ini benar-benar layak konsumsi. Artinya, tidak satu pun bahan kebutuhan ditemukan dalam kondisi rusak baik isi maupun kemasannya seperti gula pasir, beras, tepung terigu, minyak goreng, mentega, gula, kacang tanah dan telur. "Jadi semua bahan kebutuhanpokok yang dijual di pasar murah layak konsumsi," kata Eldin.Untuk itulah Wali Kota minta kepada seluruh petugas yang berasal dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan agar memberikan pelayanan sebaik-baiknya pada saat pihak kecamatan maupun kelurahan datang memesan sembako. "Saya minta kepada seluruh petugas benar-benar menjalankan tugasnya masing-masing," ungkapnya.Selain itu, kata Wali Kota, petugas juga diingatkan jangan sekali-kali berbuat curang pada saat melakukan penjualan. Sebab, para pembeli di pasar umumnya didominasi warga kurang mampu. Pasalnya kehadiran pasar murah ini mememang diperuntukan bagi warga kurang dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1435 H.Dengan demikian mereka dapat lebih tenang dan khusuk saat menjalankan ibadah puasa maupun Hari Raya Idul fitri. Selain petugas, Eldin mengistruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan untuk benar-benar melakukan pengawasan agarpenjualan bahan kebutuhan pokok di wilayahnya masing-masing supaya tepat sasaran. "Awasi warga pada saat melakukan pembelian. Jangan sampai mereka melakukan pembelian dalam jumlah besar, sebab stok bahan kebutuhan pokok yang dijual terbatas," paparnya.Eldin selanjutnya menjelaskan, pasar murah ini merupakan program rutin Pemko Medan untuk membantu warga kurang mampu dalam menghadapi hari besar keagamaan. Untuk umat Muslim digelar menjelang Ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri tiba. Sedangkan untuk umat Kristiani, digelar pada saat menyambut Natal sampai jelang Tahun Baru. (Af)