MATATELINGA,Asahan-Curah hujan yang mengguyur Kabupaten Asahan dalam dua hari terakhir ini berdampak meluapnya beberapa sungai yang ada di wilayah kabupaten Asahan, luapan air sungai tersebut menggenangi perladangan maupun perumahan warga masyarakat dengan ketinggian antara 0.50 meter hingga 1.50 meter.
KeterangankepalaBadan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Asahan Asrul Wahid kepada Matatelinga.com ,Selasa (17/08/2021) pukul 18.00 Wib melalui selularnya mengatakan genangan , luapan air banjir idi beberapa tempat di wilayah kabupatenAsahan terjadi belasan desa dan 2 kelurahan yang ada di Asahan.
Wilayah terdampak tersebut diantaranya desa tanah rakyat, desa bangun Sari, desa perkebunan Sei dadap I,II,II dan IV, desa tanjung Alam , desa Sei Kamah,desa baung Sibatu batu, desa Terusan Tengah, dea Punggulan, desa Rawang , desa Rawang pasar IV, desa Pondok Bungur.
Desa Hessa Air Genting, desa Perkebunan Hessa, desa Sngai lama, desa PerkebunanSei Balai, desa Air Putih, desa Sei Beluru, desa Meranti, desa Suka jadi , desa Serdang dan desa Gajah dan kelurahan Siumbut , serta kelurahan Bunut, kelurahan Bunut Barat serta kelurahan Sidomukti, ujarnya.
Lebih lanjut Asrul Wahid mengatakan luapan air banjir ini akibat dari intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari ini, serta sungai yang ada tidak cukup menampungnya curahan air hujan tersebut.
[br]Kondisi genangan terus meluas ke beberapa wilayah lain di beberapa desa sekitar dengan ketinggian air mencapai0,50 meter sampai 1,50 meterdiatas permukaan tanah, dan beberap tempat khususnya di perumahan warga masyarakat ketinggian air memasuki rumah warga mencapai 0,50 meter hingga 0,80 meter dan ketinggian air tersebut bervariatif.
Untuk penangannyaBPBD Asahan bersama perangkat kecamatan dan desa di masing masing tempat telah melakukan penanganan denganmendirikan Posko darurat siaga, memberikan bantuan kebutuhan pokok serta mendirikan dapur umum maupun Posko kesehatan bagi warga terdampak, sementara untuk kerusakan yang diakibatkan oleh luapan air sungai tersebut juga sudah dilakukan inventarisir , pungkasnya (ben)