Proyek Drainase di Pasar 5 Tembung Amburadul, Bupati DS Diminta Panggil Kadis PU

- Kamis, 19 Agustus 2021 21:15 WIB
Mtc/ist
MATATELINGA, Deliserdang-Proyek pengorekan drainase di sepanjang jalan Pasar 5 Desa Tembung, KecamtanPercut Seituan, Deliserdang amburadul. Celakanya persis di Gang Salak 29, pengangkat batu jembatan untuk melintas warga dibiarkan menganggah. Oleh kaream itu, diminta agar pekerjaan benar- benar sesuai bestek jangan asal korek.

Selain itu, tanah dan material yang sudah dikorek tidak langsung diangkat,sehingga mengganggu masyarakat pengguna jalan. Ditambah lagi pengerjaanya sia-sia dan menimbulkan kotor lingkungan sekitar. Ideal selokan drainase itu di perlebar, sehingga hujan sedikit tidak banjir.

Salah seorang Tokoh Pemuda Sumatera Utara yang juga Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut Rianto Ahgly SH mengatakan, kita sangat sesalkan atas pengorekan drainase tersebut dibiarkan saja tidak dikerjakan secara profesional, sehingga mempersempit jalan dan mengganggu pengguna jalan.

"Kita minta Bupati DS menegur Kadis Dinas PU Deliserdang agar bertanggungjawab. Apalagi proyek normalisasi parit itu asal-asalan dan amburadul. Sehingga sangat merugikan masyarakat juga uang negara. Karena tanah korekan tersebut masuk lagi ke drainase tersebut ,sehingga diduga sangat rentan dengan korupsi," Anto Genk sapaannya.

[br]Masih kata Anto Genk yang juga Sekretaris Serikat Perusahaan Pers ini, "Kita juga minta selaku pemborong normalisasi drainase tersebut agar segera memperbaiki pekerjaannya, sebelum masyarakat sekitar marah," tegasnya.

Ditambahkan Anto Genk yang juga Pengurus MPW Pemuda Pancasila Sumut itu, masyarakat sangat kecewa dengan pekerjaan normalisasi drainase tersebut. Pemborong kagan hanya mencari keuntungan semata. Sebab volume pengorekan saluran drainase itu tidak bisa diukur berapa kedalam dalan lebar pengorekkan.

"Inspektorat juga diharapkan turun tangan melihat pekerjaan yang amburadul tersebut. Selain diduga sarat korupsi juga tidak bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

[br]Sementara itu, saat dimintai keterangan Kades Tembung Misman soal pengorekan drainase di Pasar 5 Gang Salak 29, di Desa Tembung, Kamis malam (19/8) mengatakan, segera mengecek proyek pengorekan drainase tersebut. Dia mengaku tidak.mengunakan dana desa melainkam dari APBD Deliserdang.

"Bila benar terjadi pengorekan drainase tersebut dinilai pengerjaannya sangat amburadul, serta tanah dan material yang sudah dikorek tidak langsung diangkat, kita minta Dinas PU Deliserdang secepatnya mengangat tanah korekan tersebut. Jangan dibiarkan berserakkan kembali di jalan, karena bisa menugndang kecelakaan bagi pelintas dijalan tersebut," ujar Kades Tembung Misman.

Pantauan dilapangan pekerjaan korek parit itu, dibiarkan beserakkan dijalan. Hingga menganggu warga dan penguna jalan. Belum lagi bauk busuk yang menyenggat. rel

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kapolresta Deli Serdang Baru Tegaskan Komitmen Pelayanan

Berita Sumut

Diduga Perselisihan Antarormas Tiga Terduga Pelaku Penembakan Doni Pacek Ditangkap

Berita Sumut

KDMP dan SPPG Beringin Sepakat Prioritaskan Pangan Lokal

Berita Sumut

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Berita Sumut

Lom Lom Dukung Percepatan Reforma Agraria Deli Serdang

Berita Sumut

PKK Deli Serdang Ajarkan 7 Kebiasaan Anak Hebat di STM Hulu