MATATELINGA, Medan: Aksi perampokan di Pasar Simpang Limun dikabarkan menimbulkan korban. Sejumlah orang dikabarkan ditembak oleh kawasan rampok yang berjumlah 4 orang."Kalo yang saya dengar ada seorang tukang parkir yang ditembak," sebut Jansen, petugas keamanan Pasar.Dikabarkan juga, pelaku perampokan menembak seorang penjaga toko. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.Kasmawati, pemilik toko emas yang menjadi korban perampokan mengaku rugi Rp 5 miliar."Ada lima kilo. Brankas dibuka, laci dibuka," ucapnya.Saat ini, terpantau Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko menyaksikan olah TKP di lokasi perampokan.Hingga saat ini, polisi belum memberikan keterangan termasuk jumlah korban dan kerugian.[br]Diberitakan sebelumnya, sebelum menggasak toko mas Aulia Chan, kawanan rampok terlebih dahulu menganiaya dan mengancam petugas keamanan Pasar Simpang Limun.Hal ini seperti dituturkan Jansen Sitorus, petugas keamanan Pasar Simpang limun."Aku diancam ada yang pake FN dan yang pake AK. aku disuruh tiarap," ucap Jansen.Jansen juga mengatakan para pelaku ditaksir masih berusia muda. Mereka memakai masker dan topi."Siap beraksi mereka langsung kabur. Katanya ada petugas parkir yang ditembak,' pungkasnya.[br]Aksi perampokan di siang bolong terjadi di pasar Simpang Limun, Medan, Kamis (26/8). Kawanan rampok yang berjumlah 4 orang menggasak sebuah toko emas yang ada di dalam pasar tersebut."Kejadian nya sekitar 14.50 tadi bg," ucap salah seorang pedagang bernama Sri Kendari.Dia menyebutkan ada 4 orang pelaku. Keempatnya menggunakan topi dan masker."Dua memakai senjata api," sebutnya.Sri mengatakan sempat ada letusan senjata api. Kawanan itu kemudian masuk ke toko mas Aulia Chan dan mengancam penjaga toko itu"Ada sekitar 5 kilogram emas yang diambil," sebut Sri yang juga kerabat korban perampokan itu.Kawanan itu langsung kabur dan dikabarkan sempat menembak seorang penjaga parkir.Polisi masih melakuka olah TKP. (mtc/fae)