Matatelinga - Delitua, Setelah menjalani operasi selama lima jam, akhirnya peluru yang bersarang di tubuh Misran Purba (40), berhasil diangkat tim medis di RSU Elisabeth, Medan, Rabu (2/7).Misran adalah sopir yang menjadi korban perampokan bersama majikannya Tarmiyam boru Purba (50) di sekitar Jl Besar Delitua, Selasa (1/7) kemarin. "Udah di operasi bang tadi. Ada sekitar 5 jam operasinya karena peluru yang ditembaki kawanan perampok itu mengenai tulang pamanku," ujar keponakan korban Wisnu.Usai menjalani operasi, Misran saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Pihak medis sendiri masih melarang siapapun menjenguknya dengan alasan agar sang pasien cepat membaik."Belum bisa dijenguk bang," ungkapnya.Misran menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh kawanan perampok yang berjumlah 4 orang. Penembakan terjadi saat Wisnu hendak mengantarkan majikannya menyetorkan uang ke salah satu bank. Perampok berhasil membawa kabur uang ratusan juta rupiah milik majikannya usai menembak keduanya dalam saat melintas di Jalan Besar Deli Tua Km 10, Desa Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang menggunakan mobil Mitsubishi Strada BK 9892 BT.Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian.(Uut)