Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Korban Pencabulan Oleh 10 Orang Bertopeng Mulai Jalani Pemeriksaan Oleh Phisikiater

Korban Pencabulan Oleh 10 Orang Bertopeng Mulai Jalani Pemeriksaan Oleh Phisikiater

- Sabtu, 04 September 2021 19:36 WIB
Matatelinga.com
MATATELINGA, Medan- RAP bocah 10 tahun yang jadi korban pencabulan oleh 10 orang pria diatas mobil pickup berwarna putih ditutup terpal berwarna biru, kini mulai menjalani pemeriksaan oleh Phisikiater.

Dengan didampingi oleh kuasa hukumnya Irwansyah Nasution SH dan rekan serta bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak ( LPA ) Kabupaten Deli Serdang, RAP Pun dibawa ke Minauli Consulting di Jalan DI Panjaitan, Medan Petisah, Medan Sumatera Utara. Sabtu ( 4/9/2021).

Kepada awak media PA ( ibu RAP ) mengaku semenjak kejadian RAP cenderung tak mau bergaul dan ketakutan bila melihat mobil pickup.

"Sekarang anak saya setelah kejadian itu merasa trauma dan tak mau bergaul juga bila melihat mobil pickup langsung ketakutan. Kalau disekolah memang anak saya kurang berprestasi namun ia adalah anak yang pintar bergaul. Bahkan malamnya setelah kejadian RAP tak mau makan dua hari dan muntah,'sebut ibu korban.

Lanjutnya lagi, sekarang setelah kejadian itu RAP selalu meminta ikut kemana pun saya pergi.

"Saya kerja di salah satu Perternakan ayam di kabupaten Deli Serdang, kerja dari jam 18,00 WIB hingga pukul 07.00 WIB, saya binggung bagaimana harus membawa anak kerja, kerja pun saya hanya berpenghasilan Rp 30.000/ hari itu pun belum ongkos angkot pulang dan pergi kerja setiap harinya. Makanya saya tak punya tempat tinggal tetap, selalu numpang sana-sini di rumah tekan dan sahabat serta kerabat,"ucap PA.

[br]

PA juga meminta agar Wali Kota Medan, Boby Nasution bisa memfasilitasi anaknya agar bisa bersekolah lagi, karena saat ini anaknya tidak lagi bisa menimba ilmu di sekolah karena terkendala biaya.

Sementara itu Rudi Chairuniza SH dari kantor hukum Irwansyah Nasution SH selaku kuasa hukum korban telah meminta Dinas Sosial kota Medan untuk membantu korban dan ibunya.

" Orang tua korban kerjanya serabutan, penghasilan 750 ribu per bulan dan hanya bertempat tinggal berpindah-pindah tempat. Dalam hal ini kami tidak hanya melakukan perlindungan hukum tapi juga kami berniat membantu hak hidupnya.

[adsrnse]

Kita sudah berkordinasi dengan Kadis Sosial kota Medan, dan ia sangat merespon dengan baik dengan menurunkan petugas nya. Kita akan berkordinasi dulu dengan Dinas Catatan Sipil kota Medan karena indentitas ibu korban berdomisili di Jakarta. Setelah nanti mendapatkan KTP Medan barulah kita urus hak-haknya sebagai warga Medan yang tak mampu termasuk BPJS kesehatan,"sebut Rudi.

Rudi juga mengatakan nantinya ibu korban akan mendapatkan pelatihan-pelatihan agar mereka bisa mendapatkan tempat dan Pekerjaan yang layak atau diberikan modal usaha.

"Ibu korban juga berharap agar Wali Kota Medan bisa memfasilitasi agar anaknya bisa bersekolah kembali,"ucap kuasa hukum korban.

[br]

Setelah menjalani sejumlah sesi dan Tahap pemeriksaan dan konseling, Irna Minauli, selaku Direktur Consulting saat diwawancarai mengatakan bahwa kondisi RAP mengalami trauma pasca kejadian yang dialaminya.

"Ditandai dengan rasa jijik pada diri sendiri, muntah dan mual jadi ini merupakan tnada awal si anak mengalami traumatik dan gangguan stres setelah kejadian.

Dan biasanya anak yang jadi korban kekerasan seksual bila tidak ditangani dengan baik bisa menjadi pelaku hal yang sama.

Untuk itu RAP akan menjalani rehabilitasi phisikologis pling tidak selama 6 bulan,"pungkas Dra. Irna Minauli, M.Si, Phisikolog. ( Suriyanto )

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dinkes Sumut Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Jiwa Lewat Program Cek Kesehatan Gratis

Berita Sumut

Target 7,3 Juta Penerima Cek Kesehatan Gratis, Pemprov Sumut Percepat Layanan CKG

Berita Sumut

Perkuat Literasi Digital Generasi Muda, SI MiKE SU Hadir Meriahkan Jambore Daerah XI Pramuka Sumut

Berita Sumut

Ganyang 'Setan Korup', Aliansi Mahasiswa Sumut Kepung KEJATI Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Di Daerah Hingga Skandal Jampidsus

Berita Sumut

Ketua PWI Sumut Tinjau Langsung Pelayanan dan Kebersihan di Kantor Imigrasi Belawan

Berita Sumut

Bobby Nasution Apresiasi Dukungan Komisi VII DPR RI, Dorong PRSU Masuk Kalender Event Nasional