Matatelinga - Sei Rampah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Badan Pemberdayaan Pemerintahan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) menyalurkan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap II dan Tunjangan Perbaikan Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPPAPD) Triwulan II Tahun Anggaran 2014 yang dirangkaikan dengan Peluncuran Buku "Serdang Bedagai Kampung Kami, Edisi Revisi" bertempat di aula Sultan Serdang komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (3/7/2014).Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si, Asisten Administrasi Umum H. Agus Tripriyono SE, M.Si.Ak, Staf Ahli Bupati bidang Hukum dan Politik Rudi Sitorus SH, Kepala SKPD, Para Camat dan Kades se-Kabupaten Sergai.Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengawali sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1435 H semoga ibadah puasa yang kita laksanakan tidak menurunkan semangat bekerja demi kemakmuran desa dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi Kabupaten Sergai yaitu menjadi salah satu Kabupaten Terbaik di Indonesia.Kepala Desa sebagai ujung tombak terdepan yang langsung berhubungan dengan masyarakat dalam melaksanakan amanah tugas pemerintahan harus dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kerjanya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta dapat menggerakkan partisipasi masyarakatnya untuk ikut berpartisipasi membangun desa, hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 yang isinya mengatur tentang kewenangan, hak, kewajiban dan peran pemerintahan desa serta masyarakat dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa, jelas Bupati.Pemkab Sergai secara simbolis menyerahkan ADD tahap II sebesar 60 % yaitu sekitar Rp. 10,8 Milyar yang merupakan tahap akhir penyaluran Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2014, sedangkan tahap ketiga yang rencananya akan disalurkan pada bulan Oktober 2014 merupakan penyaluran bagi hasil pajak dan retribusi daerah yang akan disalurkan secara proporsional sesuai dengan perolehan target pajak dan retribusi masing-masing pajak. Selain ADD pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis TPPAPD Triwulan II Tahun 2014 yakni per bulan setiap Kepala Desa menerima Rp 1.235.000, Sekdes Rp 800.000, Kepala Urusan Pemerintahan Desa Rp 550.000,- dan Kepala Dusun Rp 350.000,-Lebih lanjut Bupati memberikan apresiasi kepada BPMPD Sergai yang telah berperan aktif dalam melaksanakan tugas-tugasnya, untuk kedepannya BPMPD akan mengadakan kegiatan yang bersifat pelatihan diharapkan agar para kepala desa nantinya dengan tekun mengikuti pelatihan tersebut sehingga dapat menerapkan hal-hal yang baik.Dalam waktu dekat ini kita akan menyambut pesta demokrasi untuk seluruh masyarakat Indonesia yaitu pemilihan Presiden, diharapkan kepada seluruh kepala desa agar tidak jadi provokator dan tidak pula terprovokasi oleh isu-isu yang ada, dan dengan terbentuknya organisasi "Perkasa" ini dapat menjadi wadah pengumpul sekaligus penyampai aspirasi, kritik dan saran yang membangun dari para kepala desa demi kemakmuran Kabupaten Sergai pada umumnya dan kemakmuran desa khususnya.Sebelumnya Kepala BPMPD Aguslan Simanjuntak melaporkan bahwa kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Sergai ini mengacu pada undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang pedoman pelaksanaan Alokasi Dana Desa, bagi hasil pajak dan retribusi daerah untuk desa di Kabupaten Sergai Tahun 2014, untuk itu BPMPD Kabupaten Sergai akan mempersiapkan berbagai sosialisasi dan pelatihan untuk para aparat kecamatan dan para kepala desa.Sementara itu, kata sambutan juga diberikan oleh Kepala Desa Melati II Soepardi yang memprakarsai terbentuknya organisasi "Perkasa" (Persatuan Kepala Desa Sergai) mengatakan bahwa yang melatarbelakangi terbentuknya perkasa yakni sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014, sebagai penyelenggara pemerintah, pelaksana pembangunan desa. Kepala desa memiliki tugas pokok dan fungsi yang sangat berat karena tidak mungkin membangun Kabupaten Sergai ini sendiri, namun harus bersatu untuk mewujudkan Kabupaten ini menjadi Kabupaten terbaik di Indonesia dan dengan dinamika perkembangan berbangsa dan bernegara, para kepala desa ingin memajukan dan mengembangkan desa-desa yang ada di Kabupaten Sergai. (Af)