MATATELINGA, Toba:Aksi demo oleh aliansi tutup TPL yang dilakukan di depan kantor Bupati Toba pada 6/10/2021, dijaga ketat oleh TNI-Polri.Aksi ini menyuarakan aspirasi untuk menutup perusahaan penghasil pulp yang dituduh telah mengambil tanah masyarakat, mencemarkan danau Toba dan lainnya.Aksi ini tidak lagi jaga jarak seperti yang disuarakan oleh pemerintah terkait dengan penyebaran virus Corona 19, walaupun para orator meminta kawannya agar mejaga jarak dan menggunakan masker, tetap saja tak dihiraukan.Ratusan orang melakukan aksi unjuk rasa untuk menutup TPL sudah sering dilakukan walaupun perusahaan tetap beroperasi seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan aksi dan bahkan pengaduan sudah sampai ke presiden RI. Joko Widodo.Aksi tersebut berlangsung saat pertemuan dengan tim teknis membahas tentang teknis identifikasi masyarakat hukum adat dan hutan adat.Aksi ini ditemui wakil bupati Tony Simanjuntak. Sementara perwakilan aksi makan bersama dengan wakil bupati dan sementara rombongan yang ikut para aksi makan di lapangan terbuka sembari menunggu hasil pertemuan wakil bupati. Sementara pengurus KSPPM dan Aman seperti Delima Silalahi dan Roganda Simanjuntak tidak bisa makan bersama dengan para aksi. Mereka berdua terlihat disebuah restoran di Balige untuk menikmati makanan dan istirahat sejenak usai pertemuan dengan dirjen PSKL DR. Ir. Bambang Supriyanto Msc. (mtc/yin)