MATATELINGA, Medan: Beautify Indonesia kembali menggelar bakti sosial khitanan massal di Kota Medan. Untuk kegiatan khitanan massal ini, Beautify Indonesia berkolaborasi dengan Bank Mestika untuk menyunat 100 orang anak.Kegiatan khitanan massal ini sendiri berlangsung pada Minggu (10/10) di Salon Kecantikan Beautify Indonesia di Jalan KH Zainul Arifin, Medan. Pelaksanaan khitanan massal ini berlangsung dengan menggunakan protokol kesehatan ketat.Para dokter dan panitia yang terlibat dalam kegiatan sudah divaksinasi Covid 19. Anak-anak yang menjadi peserta khitanan massal juga harus dalam kondisi sehat.Owner Beautify Indonesia, Arya Tjipta Prananda menuturkan, peserta sunat massal ini rata-rata berusia 7 tahun ke atas. Sunat dilakukan dengan metode sirkumsisi atau konvensional. Lantaran kata dokter bedah kecantikan ini, sunat dengan metode sirkumsisi lebih aman."Kita hanya gunakan laser yang untuk memotong dan menghentikan pendarahan. Hari ini ada beberapa anak yang sunat dengan menggunakan laser," jelas Arya.Menurut Arya, dengan metode sirkumsisi durasi sunatnya sekitar 10-20 menit. Namun dengan laser lebih lama sekitar 30-45 menit."Untuk sunat massal kegiatan dengan metode laser makan waktu lama. Apalagi dengan laser harus memiliki skill yang talent. Dan dari 12 dokter yang ikut serta dalam bakti sosial, hanya 2 orang yang talent pakai laser," jelasnya.Terkait sunat, Arya mengungkapkan selain manfaat medis, juga ada manfaat estetisnya. Selain mengurangi risiko kanker penis. Dia menyarankan agar sunat dilakukan saat anak masih bayi. Atau sekitar 1-2 bulan"Kita sarankan untuk sunat usia 1-2 bulan. Karena ambang nyeri bayi lebih tinggi dari anak-anak sekarang," terangnya.Sementara, Kabag Secretary Perusahaan Bank Mestika Suharto Kurniawan menjelaskan Bank Mestika rutin menggelar bakti sosial seperti ini setiap tahun. Dan tahun ini merupakan tahun pertama bersama dengan Beautify Indonesia."Kita memilih kolaborasi dengan Beautify Indonesia karena reputasinya bagus," jelas Suharto didampingi Kasi Secretary Perusahaan Doris Stiano.Sebelumnya di tahun ini, lanjut Suharto, Bank Mestika telah melakukan beberapa aksi sosial lainnya. Antara lain berbentuk pemberian baksos beasiswa anak-anak berprestasi; pemberian kacamata buat 650 anak sekolah."Mungkin tahun depan kita bantu anak-anak yang belum miliki ijazah SMA, agar bisa mendapatkannya," tandasnya.Dalam kegiatan khitanan massal ini, Bank Mestika bersama Beautify Indonesia juga memberikan bingkisan untuk peserta khitan massal berupa t-shirt dan underwear pemulihan . (mtc/ism)