Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pengguna Kendaraan Bermotor di Sumut Keluhkan Kelangkaan BBM di Sejumlah SPBU

Pengguna Kendaraan Bermotor di Sumut Keluhkan Kelangkaan BBM di Sejumlah SPBU

- Jumat, 15 Oktober 2021 11:00 WIB
Ismail/Matatelinga.com
Pengguna Kendaraan Bermotor di Sumut Keluhkan Kelangkaan BBM di Sejumlah SPBU, Kamis (14/10/2021)

MATATELINGA, Medan: Pengguna kendaaraan bermotor di Sumatera Utara dalam sepekan ini mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Medan, sebagian besar mengeluh kekurangan stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Bahkan akibat kelangkaan BBM ini, sejumlah SPBU terpaksa menutup pom bensin mereka.

"Sudah seminggu ini stok selalu kurang," kata salah seorang operator SPBU di Jalan Menteng Raya, Medan, Kamis (14/10/2021).Dia menyebutkan, saat ini mereka hanya bisa menjual Pertamax dan Pertalite masing-masing sebanyak 16 ribu liter. Padahal, dalam kondisi normal bisa mencapai tiga kali lipat. Kondisi demikian menyebabkan operasional SPBU menjadi tak maksimal. Banyak yang terpaksa membuka SPBU pada siang hari karena pasokan baru masuk.Kondisi ini juga yang menyebabkan pemandangan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir agak aneh. Pada pagi hari terlihat lengan, kemudian pada sore hari antrean panjang mengular dan bikin macet jalanan.

Kondisi ini bukan hanya terjadi di Medan. Beberapa daerah seperti Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat dan Simalungun juga mengalami hal serupa. Bahkan kondisi di daerah-daerah tersebut lebih parah. Selain Pertamax dan Pertalite, mereka juga mengeluh kehabisan stok BBM jenis solar.Pegawai SPBU juga memasang papan informasi bahwa BBM jenis Premium, Pertalite, dan Pertamax lagi kosong. Para pengendara kecewa lantaran kesulitan mendapatkan BBM di SPBU."Kalau begini terus, kami jadi sulit untuk beraktivitas," kata salah seorang pengendara, Budianto.Dia mengatakan, di tengah pemerintah mulai melonggarkan PPKM, di situ pula stok BBM kurang. Sementara banyak warga yang beraktivitas menggunakan kendaraan, baik ke kantor atau urusan lain. "Seharusnya ini jadi perhatian pemerintah dan pertamina," tegasnya.

Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengakui, kelangkaan BBM di Sumut itu terjadi karena proses distribusi yang sedikit terhambat. "Ada keterlambatan kedatangan tanker, tapi sudah aman sekarang," katanya.Dia menyebutkan, kapal tanker yang mengangkut BBM terakhir sandar di pelabuhan di Medan, pada Rabu kemarin. Kapal tanker ini membongkar muatan BBM jenis Pertalite dan Pertamax dengan total 15.900 KL. "Sementara penjualan harian kita rata-rata 2.000 KL," pungkasnya. (mtc/ism)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait