MATATELINGA. Perdagangan - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi meninjau pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 yang di laksanakan di PT PP Lonsum Tbk Bahlias Estate Kecamatan Bandar, Simalungun yang diseponsori oleh Projo Kabupaten Simalungun, di areal Lapangan Tenis Bahlias Riset, Sabtu (16/10/2021).Wamen Budi Arie Setiadi yang juga menjabat Ketua Umum DPP (Projo) Pro Jokowi, sebelumnya meninjau pelaksanaan vaksinasi di Panombean Pane Simalungun, sehingga saat tiba di lokasi Kebun Bahlias Estate pukul 18.00 Wib yang disambut langsung oleh HR.Director Joefly Jusuf Bahroeni, AMA 50 Ir Rahmad Husaini, Manager Bahlias Estate Ir Baharaja A Sitindaon, Manager BLRS Jayan Julian dan Seluruh Karpim Kebun Bahlias.Dalam keterangan Pers singkatnya, Wamen meminta semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan program vaksinasi tersebut agar seluruh masyarakat segera mendapat vaksin, agar rakyat sehat Negara kuat. Semua harus bahu membahu, bekerja sama agar ekonomi bangsa segera pulih dan Rakyat sejahtera sebutnya.
Baca Juga:Brimob Poldasu Intensifkan Penyemprotan Disinfektan Rumah Ibadah dan Pusat Keramaian di Batang ToruSebelum beranjak pergi, Wamen yang dijadwalkan akan meninjau pelaksanaan Vaksinasi di Kebun Dolok Estae Batu-Bara ia menyempatkan menyapa para petugas kesehatan dan para peserta Vaksinasi.Sebelumnya kepada Matatelinga.com Manager Baharaja A Sitindaon mengatakan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dijadwalkan selama dua hari Sabtu dan Senin dengan menargetkan sebanyak 1170 orang, muda mudahan ini dapat terlaksana dengan Baik ujarnya, dengan harapan dan doa seluruh masyarakat Bahlias Estate dan Riset terbebas dari Covid-19 ujar Baharaja.Disaat yang sama AMA 50 Ir Rahmat Husaini yang membawahi seluruh Manager Kebun sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Tim Projo dalam membantu program Pemerintah untuk percepatan pelaksanaan Vaksinasi secara merata terlebih ia berterima kasih atas kesempatan Wamendes yang sudi menyempatkan diri melihat pelaksanaan Vaksinasi tersebut walaupun waktunya sangat mepet hanya sampai Ba'da Magrib tutur Rahmad Husaini. (Mtc/sim)