MATATELINGA. Labuhanbatu - Dimasa Pandemi yang cukup parah terkhusus dampak ekonomi terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu habiskan anggaran 500 juta dalam agenda Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 Pemerintah Labuhanbatu.Hal itu terungkap ketika Wartawan mengkonfirmasi Plt Dinas Pemuda dan Olahraga Panusunan Dalimunthe melalui teleponnya."Itu anggarannya 500 juta yang kita usulkan dan yang habis dalam acara HUT Pemkab itu 500 ratus juta juga," Kata Panusunan, Senin (25/10/2021).Katanya,meski sudah berlangsung HUT itu, namun anggaran tersebut belum diterima mengingat anggarannya belum cair melalaui APBD-P.
Baca Juga:Tinjau Adhyaksa Peduli Vaksin Covid-19 di Dairi, Kajati Sumut Disambut Dengan Tari Era-Era"Jadi anggarannya belum kita terima.Yang mendahului anggarannya Event Organizer (EO).Nanti setelah cair baru kita kembalikan ke EOnya" Terang Panusunan.Panusunan yang merupakan Panitia Pelaksanaan HUT Pemkab disinggung Wartawan,apakah boleh meminta dana kepada perusahaan atau OPD dalam pelaksanaan HUT Pemkab itu meski anggarannya sudah ada.Panusunan mengatakan boleh-boleh saja asalkan dibicarakan dengan yang bersangkutan.Disinggung lagi,apakah meminta uang tambahanan kepada perusahaan atau OPD itu perintah Bupati atau Wakil Bupati?."Yang penting EOnya namanya pak Boy lah," Terangnya.Sebelumnya,Bupati dr. H. Erik Adtrada Ritonga, M.KM dan Wakil Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd, MM hadiri Malam Pesta HUT Labuhanbatu ke-76 yang dilaksanakan dua hari.Datang sekaligus menjadi penutup rangkaian acara HUT Pemkab Labuhanbatu di Lapangan Eks Pasar Baru, Jl. Diponegoro, Rantau Utara, Minggu (17/10/2021).[br]Pada kesempatan tersebut Bupati menghimbau kepada masyarakat yg belum vaksin agar segera vaksin sekarang juga ke stand Dinas Kesehatan Labuhanbatu."Berkat kerja keras satuan Dinas kesehatan, Polres Labuhanbatu, dan Kodim Labuhanbatu, vaksin di Labuhanbatu selalu tersedia, dan angka kejadian Covid-19 sudah menurun drastis. Untuk itu, kita harus tetap bekerja sama untuk menjadikan Labuhanbatu zona hijau, yaitu dengan vaksin, dan tetap jaga prokes," terangnya. (Abi)