MATATELINGA, Belawan- Akibat Banjir ROB yang melanda Medan Utara meruntuhkan 2 bangunan pagar SMP 44 di Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan benteng roboh.Akibatnya sebanyak 502 orang murid yang belajar di SMP Negeri 44 tidak bisa belajar karena setiap ruangan sekolahnya direndam banjir.Bukan hanya anak anak saja yang tidak belajar tapi sejumlah peralatan sekolah seperti Computer,buku buku yang ada didalam ruangqan direndam banjir setinggi 2 meter.Hal tersebut disampaikan Kepala sekolah SMP Negeri 44,Dra Filmareny, Kami sudah beberapa hari ini tidak bisa mengajar karena ruangan sekolah kami direndam bajir Rob. Seluruh perlatan sekolah seperti Computer,buku buku direndam banjir, bukan hanya itu saja tapi seluruh ruangan sebanyak 16 unit direndam banjir dan akibatnya ruangan tempat belajar kotor, berlumut.[br]Bajir rob tersebut melanda sekolah SMP Negeri 44 Medan ini sejak tanggal 4 Nopber 2021 yang lalu dan anak anak tidak belajar dan belajarnya menggunakan Daring saja.Harapan saya selaku Kepala sekolah SMP Negeri 44 Medan agar Pemko Medan dan Dinas Pendidikan Kota Medan segera mungkin mperbaiki sarana kami yang rusak.Kami mengalami kerugian puluhan juta rupiah diantara pagar tembok setinggi 3 meter disebelah Selatan roboh sepanjang 50 meter dan disebelah Barat sepanjang 30 meter roboh.Selain itu runtuh pagarnya tembok yang sebelah Selatan mengganggu akses jalan masyarakat setempat yang akan keluar masuk kerumahnya diperumahan Nelayan Indah Kelaurahan Nelayan Kecamatan Medan Labuhan.Bila sarana kami tidak secepatnya diperbaiki oleh Pemko Medan dan Dinas Pendidikan Kota Medan maka sebanyak 502 anak anak tersebut tidak bisa belajar sebagai mana mestinya.Disamping itu jika anak anak terus menerus belajar menggunakan Daring maka tidak pas dan mereka berharap agar belajarnya bertatap muka.Jelas Fmareny.