MATATELINGA. Tapanuliselatan - Meskipun Wabah Covid-19 tengah melanda belahan Dunia, berbagai upaya dilakukan oleh Negara- negara yang terdampak, Khususnya Indonesia juga ikut kesulitan untuk mengatasi wabah yang hingga sekarang belum diketahui penangkalnya, namun Pemerintahan Desa di seluruh Kabupaten Tapanuli Selatan malah sibuk mengikuti Bimtek (Bimbingan Teknis)Sebelumnya sumber pemberitaan ini melalui pesan singkat WhatsApp yang tak disebut namanya kepada matatelinga.com, Minggu (14/11/2021).Padahal pemerintah sudah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2020 Tentang penggunaan Dana Desa tahun 2021 yang diprioritaskan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kegiatan penanganan dampak covid-19, Semisal padat karya tunai Desa dan pemberdayaan ekonomi di Desa tersebut.
Baca Juga:Kapolres Sidimpuan Ajak Masyarakat Mematuhi ProkesIronisnya Para Kepala Desa sekabupaten Tapanuli Selatan seolah tidak berdaya untuk menolak mengikuti Bimtek yang slalu dilakukan keluar Daerah meskipun ditengah pandemi covid-19Informasi yang didapat wartawan dari beberapa Kepala Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan yang namanya enggan dipublikasikan membenarkan bahwa mereka sering melakukan bimtek keluar daerah meskipun ditengah pandemi covid-19"Selama tahun 2021 ini kami sudah melakukan bimtek keluar daerah sebanyak 12 orang dengan anggaran 5 juta per orang bang, Ada yang kami ikuti di Medan dan ada juga yang di Padang Sumatera Barat," ujar mereka.Sementara itu Kepala Dinas Pemdes Kabupaten Tapanuli Selatan M.Yusuf Nasution ketika dikonfirmasi awak media melalui pesan Whts upp pribadinya apakah kegiatan Bimtek tersebut tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2020Tentang penggunaan dana Desa, Sayangnya hingga berita ini dikirim ke meja Redaksi Kadis Pemdes Tapsel belum memberikan komentar terkait kegiatan tersebut.