MATATELINGA, Tebingtinggi: " Bisa dibayangkan jika satu rumah tangga tidak mau peduli dengan sampah buang sembarangan, kemudian ikut pula tetangga apa jadinya daerah itu"Hal inilah yang disampaikan Sekdako Tebingtinggi Muhamad Dimiyathi pada sosialisasi pengelolaan persampahan dan perayaan World up Clean Day (WCD) 2021, di Kelurahan Mandailing Kecamatan Tebingttinggi Kota, Rabu (17/11)"Untuk itu mulailah pengelolaan persampahan itu dari rumah tangga, pisahkanlah, sampah organik dan non organik,"sebutnya.Lanjut Dimiyathi, Jika hal ini dapat dilakukan dengan baik sampah akan dapat menambah perekonomian keluarga disalurkan melalui bank-sampah. "Untuk itu mari dikelola dan diurus dengan baik bank-bank sampah yang sudah ada dibeberapa kelurahan, yang belum ada ayo bangun dan siapkan," ujar Sekdako.Pemerintah Kota Tebingtinggi juga memberikan apresiasi kepada para pahlawan kebersihan, dari mulai tingkat lingkungan sampai kota yang telah berperan dalam pengelolaan persampahan di Tebingtinggi.
Sebelumnya Kadis Lingkungan Hidup H.M.Hasbi Ashidiqqhi dalam laporanya bahwa pengelolaan sampah di masyarakat semakin tahun semakin meningkat. Tebingtinggi menghasilkan sampah sehari sekitar 122 ton/hari, sebelum tahun 2021 yang dikelola Pemerintah Kota sampahnya 85 ton."Tahun 2021 dari 85 ton menurun menjadi 75 ton ada sisanya sudah dikelola oleh warga, dan kedepan akan ditingkatkan terus peran serta masyarakat hingga bisa 50 ton yang dikekola Pemkot," ujarnya. Pada kegiatan tersebut dilakukan pelepasan berbagai jenis ikan air tawar di sei-bahilang, dan pemberian hadiah kepada berbagai perlombaan kegiatan Lingkungan Hidup dan Workd up Clean Day kepada pemenang perlombaa, dari tingkat SD, SMP dan SMA. Hadir pada kegiatan Camat Kecamatan Tebingtinggi Kota Msnda Yulian dan Kapolsek Padang Hulu, serta para lurah dan tokoh masyarakat.(mtc/bas).