MATATELINGA, Asahan-Kurang dari Tiga puluh jam lamanya, gabungan opsnal Sat.Reskrim Polres Asahan bersama Polsek Prapat janji akhirnya dapat membongkar dan membekuk terduga pelaku pembuang sosok bayi berjenis kelamin laki laki yang di buang dan dihanyutkan dialiran sungai sitito tio di dusun VI desa Sei Silau Barat kecamatan Setia janji Asahan, Kamis (18/11/2021).
Kasat Reskrim Polres Asahan AKP.Rahmadani saat dikonfirmasi matatelinga.com Kamis (18/11/2021) di ruang kerjanya membenarkan terduga pelaku pembuang sosok bayi yang baru dilahirkan dialiran sungai kecil Sitio tio dusun VI desa Sei Silau Barat kecamatan Setia janji Asahan.
Jasad tersebut yang ditemukan diareal perladangan sawit milik Warsimin padaSelasa ( 16/11/2021), dan saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Sat.Reskrim Polres Asahan, ujarnya.
Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Asahan AKP.Rahmadani juga mengatakan hingga saat ini terhadap terduga pelaku pembuang bayi dimaksud masih dalam pemeriksaan intensif peyidik di Sat.Reskrim Polres Asahan, dan mohon maaf untuk identitas terduga pelaku serta yang terlibat dalam perkara ini belum dapat kami paparkan.
[br]
Sehubungan masih proses penyidikan dan bila mana sudah selesai nanti pak Kapolres Asahan AKBP.Putu Yudha Prawira yang akan memberikan keterangan secara langsung, mohon bersabar rekan rekan , ungkapnya.
Secara terpisah SiJul (39) warga dusun V desa Sei Silau barat kecamatan Setia janji saat ditemui Matatelinga.com mengatakan benar ada beberapa aparat kepolisian dari Polres Asahan dan Polsek Prapat janji datang ketempat “Fatma” ,dan menurut informasi dari warga masyarakat.
Bayi yang dibuang dialiran sungai kecil Sitio tio tersebut beberapa hari lalu dan ditemukan oleh Warsimin pemiik perladangan di aliran sugai Sitio tio dalam kondisi tersangkut pohon sawit yang tumbang dan dalam keadaan sudah menggembung dan mengeluarkan bau tidak sedap itu informasinya anak si “Fatma”.
Si Jul juga mengatakan setau saya “Fatma” masih berusia belasan tahun dan belum berumah tangga, selama kehamilannya kami warga di desa inii juga tidak mengetahuinya, syukurlah kejadian ini dapat terungkap dan pelakunya juga sudah di boyong ke Mapolres Asahan, tukasnya (dieks)