MATATELINGA, Sibolangit- Pasca bencana alam longsor di kawasan Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara yang sudah beberapa kali terjadi, tidak menyurutkan aktifitas warga melintasi Jl Jamin Ginting, Sibolangit. Hal ini hasil pantauan Matatelinga.com dilapangan, Minggu (21/11/2021).Dari pantauan tersebut terlihat bahwa aktifas warga menggunakan kenderaan bermotor terlihat tidak mengalami penyurutan debid arus lalulintas. Baik itu bergerak dibidang usaha serta warga pelaku wisatawan lokal.Ribuan kenderaan terus saja melintas di Jl Jamin Ginting, Sibolangit. Baik itu kenderaan roda atau lebih melintas di lokasi titik rawan longsor tersebut.Sejumlah pengguna jalan kepada Matatelinga menyebutkan bahwa mereka tetap menjalankan aktifitas walau merasakan resah saat melintas dilokasi titik rawan longsor tersebut. "Mau tidak mau ya wajib melintas di Jl Jamin Ginting, Sibolangit ini lah. Karena kalau mau menuju Medan atau sebaliknya nya kan terlalu jauh untuk mutar. Karena selain waktu jarak tempuh, ekonomi juga bertambah kan," ujar sejumlah pelaku usaha sayur mayur tersebut."Harapan nya kalau bisa pemerintah melakukan pembenahan secara permanen lokasi-lokasi yang dianggap rawan bencana alam. Jangan sampai ada lagi jatuh korban jiwa, apalagi sampai merengut nyawa kan," sebut mereka.[br]Dosis lain, sejumlah wisatawan lokal kepada Matatelinga juga menuturkan bahwa walau rawan akan longsor, mereka tetap saja berwisata. "Ya was-was juga sih,tau mau macamana lagi. Seminggu aktifitas kan jenuh juga, sekalian berikan waktu ke keluarga sambil wisata juga kan. Selain jarak tempuh dan tidak memakan waktu lama ke kekawasan wisata Tanah Karo dan sebagian di Sibolangit, udara nya pun sejuk. Dua lokasi ini kami rasa yang lumayan untuk wisata. Ya mudah-mudahan tidak ada lagi bencana alam longsor atau apalah di Sibolangit, buat kembali nyaman saat melintas kan. Kalau bisa perhatian pemerintah juga ada untuk antisipasi lokasi titik rawan longsor lah. Mereka (pemerintah) pun tau dan lebih paham kan," ungkap warga pelancong tersebut.