MATATELINGA. Asahan - Setidaknya sekitar 15 dusun dengan 1587 Kepala keluarga atau setara dengan 6.227 jiwa yang berada di desa Sei Dua Hulu Kecamatan Simpang Empat Asahan terendam luapan air Sungai Asahan dan meluapnya sungai Asahan yang merendam desa tersebut sudah berlangsung hampir dua pekan lamanya, akibat luapan air Sungai Asahan yang merendam 15 dusun tersebut berakibat lumpuhnya perekonomian warga masyarakat serta kerusakan di dua jembatan kayuyang selama ini menjadi jalan penghubung di desa tersebut.Keterangan Nurdin Harahap (49) warga Sei DuaHulu saat dikonfirmasi matatelinga.com di desa tersebut membenarkan selama hampir dua pekan didesa kami terendam air luapan Sungai Asahan, dan dengan adanya kejadian ini kami warga di 15 dusun dengan jumlah penduduk sekitar 1.586 kepala keluarga atau sekitar 6.227 cacah jiwa praktis tidak dapat melakukan aktifitas seperti biasanya, ujarnya.
Baca Juga:Wakil Walikota Membuka Acara Pendidikan Paket A,B Dan C Bagi Warga BinaanLebih lanjut Nurdin mengatakan luapan air Sungai Asahan yang merendam desa ini mengakibatkan setidaknya beberapa bangunan seperti jembatan penghubung yang terbuat dari kayu mengalami kerusakan dan itu terdapat di dua titik, demikian juga badan jalan mengalami abrasi di banyak tempat atau setidaknya terdapat 15 titik, saluran dariange juga mengalami kerusakan, tanggul yang ada juga dikawatirkan dapat jebol mengingat curah hujan terus mengguyur desa ini dan arus sungai sangat deras, dan persawahan yang ada di desa ini juga tidak luput dari genangan air hingga menutupi tanaman dan diperkirakan pertanian warga yang rusak hingga 1.500 hektar, belum lagi tambak ikan yang ada di desa ini kini sudah hancur semuanya.Nurdin juga mengatakan kenaikan air yang menggenangi desa ini terus bertambah tinggi, kami sangat mengarapkan perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan dalam penanganan masalah terlalu seringnya banjir melanda desa kami untuk dapat diperhatikan, dan secepatnya dilakukan penanganan sebagai mana mestinya, kami warga desa ini sangat menantikan perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan, bertahun tahun banjir selalu menerpa warga masyarakat di desa ini.Sementara Bupati Asahan melalui sekdab Asahan Jhon Hardi Nasution saat dihubungi melalui selularnya tidak memberikan respon meskipun berkali kali dihubungi demikian juga Kalak BPBD Asahan Arsul Wahid saat dihubungi juga enggan menerima telpon. (dieks)