Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Wali Kota Medan Akan Sulap Arsitektur Kesawan Bergaya Kota Lama

Wali Kota Medan Akan Sulap Arsitektur Kesawan Bergaya Kota Lama

- Senin, 06 Desember 2021 06:00 WIB
amrizal/matatelinga.com
Bobby Nasution Akan Sulap Arsitektur Kesawan Bergaya Kota Lama, 
MATATELINGA. Medan - Guna mendukung keinginan itu, OPD terkait di lingkungan Pemko Medan diminta untuk menyiapkan detail perencanaan Kota Lama Kesawan tersebut. Melalui penataan yang dilakukan, Wali Kota Medan Bobby Nasution ingin mengembalikan kawasan Kota Lama Kesawan seperti desain awal pada masa zaman Belanda dulu. Nantinya kawasan tersebut akan mengusung konsep bangunan tua yang bergaya campuran antara arsitektur Eropa, Melayu dan Cina serta kaya akan nilai artistik dan sejarah.

Saat penataan dilakukan, Bobby Nasution mengungkapkan, bangunan-bangunan tua yang ada di kawasan tersebut akan dikembalikan bentuknya seperti dulu. Kemudian disediakan juga ruang bagi pejalan kaki dengan membuat selasar-selasar atau arcade pertokoan.

Bobby Nasution baru-baru ini mengatakan, “Melalui penataan yang dilakukan nanti, saya berkeinginan secara fungsinya nanti dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, sehingga mereka dapat merasa aman dan nyaman, khususnya bagi para wisatawan yang mengunjungi kawasan Kota Lama Kesawan,” kata nya.

Baca Juga:PLN Menyalurkan Bantuan pada Hari Disabilitas Internasional 2021di Medan

Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Endar Sutan Lubis, membenarkan apa yang disampaikan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut. Saat dihubungi, Jum'at (4/12/2021), Endar memgatakan, Wali Kota ingin mengembalikan kawasan Kota Lama Kesawan seperti sejak awal desain pada zaman Belanda. Di samping itu, tambahnya. Wali Kota juga ingin memfungsikan kembali ruang pedestrian guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki.

Selanjutnya guna menambah keindahan dan nilai estetika di kawasan Kota Lama Kesawan, jelas Endar, juga dilakukan ducting utility (pembenahan kabel jaringan). Dengan ducting utility, ungkapnya, seluruh jaringan kabel dimasukkan dalam tanah sehingga tidak semrawut seperti saat ini.

"Jadi nanti semua kabel jaringan yang ada di kawasan Kota Lama Kesawan akan diupayakan masuk kedalam tanah dalam bentuk ducting. Nantinya ducting utility ini akan dikerjakan bersamaan dengan perencanaan drainase Kota Lama kesawan. Pengerjaannya akan dilakukan bersamaan dengan penataan fisik. Saat ini semua dalam pengkajian tim dari Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI,” jelas Endar seraya menambahkan, Kementerian PUPR juga akan melakukan penataan infrastruktur Kota Lama Kesawan.

[br]

Dalam penataan ini, terang Bobby, Pemko Medan juga akan melakukan penataan terhadap bangunan yang ada di kawasan Kota Lama Kesawan. Selain mengembalikan bangunan dan pertokoan ke bentuk semula, juga diikuti dengan penataan papan reklame.

"Kami melakukan sosialisasi kepada pemilik bangunan agar menata ulang kembali bangunan miliknya ke kondisi awal jika memungkinkan. Kalau tidak memungkinkan, paling tidak pemilik bangunan mengembalikan tampilan depan bangunan mengikuti arsitektur Kota Lama. Jadi semuanya nanti desain bangunannya akan memakai arsitektur zaman dulu," pungkasnya.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui