MATATELINGA. Asahan - Pada rentang usia 24 hingga 59 bulan, sistem sensorik balita siap menghadapi berbagai rangsangan dan pertumbuhan, seperti belajar berbicara lebih lancar dan mengenali kondisi lingkungan, pertumbuhan fisik dan psikologis, hal tersebut diungkapkan Pt .Kadis Kesehatan Asahan dr.Hari Sapna dalam kegiatan pengukuran dan publikasi stunting di hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (09/12/2021). Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Asahan dr.Hari Sapna dalam penjelasannya saat menggelar kegiatan pengukuran dan publikasi stunting, dikatakan nya tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui status gizi anak sesuai umur, mengukur prevalensi stunting di tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten secara berkala, ujarnya.
Baca Juga:Gubsu Sambut Wapres di Bandara SilangitHari Sapna juga menjelaskan tidak semua balita dapat tumbuh dengan optimal dan salah satu bentuk kegagalan tumbuh kembang pada masa balita adalah stunting dan di negeri ini merupakan negara dengan kondisi stunting tertinggi kelima dalam skala dunia, stunting dapat di hindari dengan mengetahui kemungkinan penyebab dan tanda-tandanya seperti adanya tindakan antropometrik yang kurang standar, Kecukupan gizi yang rendah, Indeks masa tubuh untuk orang tua, usia yang berisiko tinggi saat hamil, dan masih banyak lagi faktor lainnya.Sementara Bupati Asahan H.Surya yang diwakili kepala Bappeda Kabupaten Asahan H. Zainal Aripin Sinaga mengatakan untuk mendukung terintegrasinya pelaksanaan intervensi penurunan stunting di Kabupaten Asahan, terdapat 8 aksi dalam integrasi yang akan memperkuat efektivitas intervensi stunting yang dimulai dari, analisa situasi program penurunan stunting, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, Penetapan Peraturan Bupati, pembinaan kader pembangunan manusia, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting serta review kinerja tahunan.Zainal juga mengatakan dengan pengukuran dan publikasi stunting ini kita dapat mengetahui status gizi anak sesuai umur, mengukur prevalensi stunting di tingkat desa secara berkala sehingga dapat mewujudkan visi misi Bupati Asahan yaitu mewujudkan masyarakat Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter, pungkasnya. (dieks)