MATATELINGA,Asahan-Sudah sejak kurun waktu tiga bulan yang lalu warga Asahan yang terinfeksi positif covid 19 baik yang sedang menjalani perawatan medis secara mandiri maupun dalam perawatan Rumah Sakitsudah tidak ada lagi.
Sebanyak 58 tempat tidur yang disediakan pihak RSUD HAMS Kisaran untuk menampung pasien terkonfirmasi maupun reaktif covid 19kini hanya tinggal kenangan, namun saat ini Pemerintah Kabupaten Asahan bersama TNI-Polri serta Perusahaan BUMN dan Swastasecara gotong royong memburu capaian vaksinasi yang tertinggal hingga akhir tahun 2021
Keterangan juru bicara Satgas Penanganan dan Percepatan vaksinasi covid 19 Asahan H.RH Siregar melalui Kabid Penyiaran Diskominfo Asahan Arbin Ariadi tanjung dalam siaran persnya Kamis (16/12/2021) mengatakan sudah selama tiga bulan yang lalu tidak ada satu orangpun warga Asahan yang terdeteksi tertular virus corona ini, dan selama kurun waktu tersebut Asahan sudah dinyatakan nol kasus warga terkonfirmasi covid 19.
Dan saat ini Pemerintah kabupaten Asahan bersama unsur terkait lainnya sedang gencar melaksanakan vaksinasi covid 19, dan hingga hari ini Kamis 16 Desember 2021 jumlah warga Asahan yang sudah tervaksinasi covid 19 sebanyak378.361 jiwa atau sebanyak 66,22persen dari target hinggaakhir tahun 2021 yang ditargetkan sebanyak 406.091 jiwa atau sebesar 70 persen, ujarnya.
[br]
Pemerintah Kabupaten Asahan bersama unsur terkait lainnya terus mengejar ketinggalan yang tersisa sebanyak 3,78 persen atau sekitar 27.730 jiwa tersebut dengan melakukan vaksinasi dengan cara mendatangi setiap rumah warga masyarakat dan tentunya hal tersebut juga di dampingi pihak aparatur kelurahan dan desa, Polri melalui Bhabinkamtibmasserta Babinsa dan juga tentunya tim vaksinator covid 19.
Diharapkan dalam satu minggu kedepan ini jumlah vaksinasi sebanyak 70 persen yang dicanangkan pemerintah kabupaten Asahankesemuanya sudah dapat tercapai, dan diharapkan bagi warga masyarakat Asahan yang belum melakukan vaksinasi covid 19 dapat segera melakukan vaksin covid 19, dan ingat Reaksin yang muncul setelah divaksin jauh lebih ringan dari pada terkena Covid 19, untuk itu segeralah lakukan vaksin, bila ada warga yang egois dan tidak mau melakukan vaksinasi tersebut , maka bersiaplah keluarga dirumah juga akan terserang kasus covid 19 tersebut, pungkasnya (dieks)