MATATELINGA, Medan- Seorang prajurit, berpangkat Prada, berinisial ES yang menjabat sebagai Tayanmer Cuk 2 Rainpur B, Yonarmed 2/105 diduga meninggal dunia akibat dianiaya seniornya. Senin (27/12/2021) sekira pukul 22. 30 WIB.Menurut informasi yang dihimpun awak media kejadian bermula pada saat seorang personel Yonarmed 2/105 berinisial Pratu HS yang juga putra seorang anggota TNI berpangkat Kopral kepala, datang ke barak lajang tamtama Rainpur B Amplas untuk memberikan arahan pada tamtama yang masih belum berumah tangga ( lajang ) yang pangkat dan senioritasnya dibawah Pratu HS.Selanjutnya Pratu HS memberikan arahan pada juniornya berinisial Pratu RA untuk mengambil alih pengarahan namun tanpa ada perintah dari Pratu HS, Pratu RA melakukan pemukulan terhadap para tamtama gelombang 1, tahun 2021 sebanyak tiga kali pada bagian perut termasuk kepada korban ( Prada ES ) dan selanjutnya menyerahkan pengarahan dan kegiatan pada Prada AR.Prada AR pun langsung mengambil alih leting Tamtama gelombang 1 tahun 2021, entah apa sebabnya Prada AR memberikan pukulan pada perut Pada ES sambil memberi perintah untuk mengambil sikap jongkok berdiri, diduga mengalami kejang, Prada ES terjatuh dan lemas dan akhirnya pingsan[br]Para rekan-rekan Prada ES pun terkejut dan berusaha menolong Prada ES dengan memanggil rekanya, Bintara Kesehatan berinisial Sertu DH dan langsung melakukan pertolongan pada Prada ES dengan menggunakan alat bantu pernafasan ( tabung oksigen ) namun hal itu tak membuahkan hasil.Hingga akhirnya sekira pukul 23.00 WIB Prada ES dibawa ke RS Mitra Medika namun naas nyawa Prada ES tak tertolong dan meninggal dunia.Kapendam I/BB, Kolonel Inf Donald Silitonga saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp (28/12/2021) mengatakan bahwa masih akan melakukan pengecekan."Tau dari mana ? , Saya cek dulu ya,"ucap Kapendam I/BB.Informasi terakhir yang diterima awak media, Jenazah Alm Prada ES telah dibawa ke kota Siantar untuk dikebumikan. ( Suriyanto )