Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ratusan Massa Demo Kantor Kejari Tanjungbalai Terkait Dugaan Pelanggaran SOP Penanganan Kasus Jalan Lingkar

Ratusan Massa Demo Kantor Kejari Tanjungbalai Terkait Dugaan Pelanggaran SOP Penanganan Kasus Jalan Lingkar

- Kamis, 30 Desember 2021 23:59 WIB
Riki/matatelinga.com
Ratusan massa  gabungan dari lembaga pemuda dan mahasiswa  mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan
MATATELINGA. Tanjungbalai - Ratusan massa gabungan dari lembaga pemuda dan mahasiswa mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan Negeri Tanjungbalai - Asahan (TBA) di jalan Sudirman kota Tanjungbalai. Kamis (30/12/2021).

Kedatangan massa yang menamakan diri aliansi keadilan bersatu itu, meminta pihak Kajari Tanjungbalai-Asahan mengklarifikasi terkait penerapan hukum atas penanganan dugaan perkara korupsi jalan lingkar Utara Tanjungbalai tahun anggaran 2018 yang dinilai banyak kekeliruan

Dalam orasinya, juru bicara mengecam sikap pihak Kejaksaan Negeri Tanjungbal Asahan, yang dinilai tidak profesional dan melakukan kriminalisasi terhadap seorang anggota DPRD Tanjungbalai, Dahman Sirait.

Baca Juga:Himbauan Pembatasan Mobilitas Warga Di Malam Pergantian Tahun Tindak Lanjut Inmendagri

Selain itu dalam tuntuntannya, demonstran mendesak Kajari bertanggung jawab terkait dugaan pemalsuan Berita Acara sumpah Pemeriksaan (BAP) tanda tangan saksi , Dahman Sirait, atas dugaan kasus Jalan lingkar tersebut.

Mereka meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Jaksa Agung Republik Indonesia untuk mencopot jabatan Kajari Tanjung Balai sekaligus memecat oknum Kejari sebagai Jaksa karena dianggap tidak memiliki Integritas sebagai Jaksa dengan melanggar SOP dalam pemeriksaan dugaan kasus tersebut.

Kemudian mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan permintaan jatah proyek Kejari ke SKPD Tanjungbalai melalui "Anak Main" Kajari.

NYARIS ADU JOTOS DAN BERLANGSUNG ALOT

Dari pantauan dilapangan, aksi gabungan massa dari lembaga , FAP-SU, LIMA, GARDA-MASURA, BARA-API, GARI-SU, BIN-SU, GAPAI dan LSM Tipikor Indonesia itu awalnya berjalan damai , namun akibat arogansi pihak oknum keamanan kejaksaan dan sat pol PP terjadi ricuh ,ketegangan berupa aksi saling dorong antara petugas keamanan dan pengunjukrasa yang terprovokasi tak kerelakkan

Hal itu berawal ketika seorang oknum berseragam Satpol PP dan pengaman kejaksaan berupaya memukul salah seorang pendemo.

Tak sampai disitu, arogansi juga terjadi terhadap awak media yang sedang melakukan tugas jurnalistik dalam peliputan jalannya aksi unjuk rasa.

Beruntung sejumlah pendemo yang berupaya mengejar oknum tersebut berhasil diredam personil kepolisian dari Polres Tanjungbalai, sehingga situasi kembali kondusif.

[br]

Selain itu aksi demonstrasi Itu juga berlangsung alot, dimana massa menolak kehadiran Kepala Seksi Intelijen ,Dedy Saragih yang ingin memberikan klarifikasi terhadap tuntutan demonstran.

"Kami meminta Kajari, Muhammad Amin yang memberikan klarifikasi,bukan kasi intel," teriak orator aksi, Haryadi, Rudi Bakty, Alrifai Zuherisa, Andrian Sulin, Adi Chandra dan Nanda Erlangga melalui pengeras suara dari mobil komando

Massa aksi juga terlihat melakukan tidur dibadan jalan,hingga penaburan bunga rampai didepan gerbang kantor Adyaksa tersebut

Kemudian suasana akhirnya mencair setelah 3 Jam pihak kepolisian melakukan mediasi kedua belah pihak, Para perwakilan massa dipertemukan dengan kepala kejaksaan negeri Tanjungbalai Asahan diaula kantor setempat

SESUAI SOP

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai - Asahan (Kajari TBA), Muhammad Amin, menepis dugaan terkait pemalsuan tanda tangan saksi, Dahman Sirait dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penanganan kasus jalan lingkar Utara kota Tanjungbalai.

Hal itu katakan Kajari dihadapan perwakilan massa "Biarlah pembuktiannya sesuai proses hukum yang ada, sebab persoalan itu sudah dilaporkan ke Polda Sumut, Jamwas dan Komisi Kejaksaan," kata amin.

Kejari juga menjelaskan terbitnya sprindik baru dalam penangan kasus korupsi Jalan Lingkar Utara itu dibuat berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan.

[br]

"Kami mengeluarkan sprindik umum terbaru tanpa menyebut nama seseorang, ini berdasarkan perintah hakim sesuai fakta baru dan barang bukti yang terungkap dalam persidangan. Jadi tidak harus menunggu perkara tersebut inkrah, dan nama yang akan dilidik belum bisa diekpos," kata Amin

Dalam kesempatan itu, juru bicara massa, Andrian Sulin menyatakan ketidak percayaannya terhadap kinerja Kejari Tanjungbalai, dimana masih dalam kaitan kasus dugaan korupsi tersebut pihak Kejari Tanjungbalai Asahan kalah ketika di-prapradilan-kan RMN seles marketing Hotmix yang sempat dijadikan tersangka.

"Bagaimana kami bisa percaya dengan kinerja Kejari, dalam prapradilan saja kalah. Ini bukti bahwa dalam kasus dugaan korupsi ada yang tidak beres dan terkesan dipaksakan," katanya.

Sulin menambahkan bahwa dalam aksi unjuk rasa tersebut mereka tidak dalam konteks membela Dahman Sirait sebagai saksi terperiksa sekaligus sebagai anggota DPRD. Akan tetapi, bentuk ketidak percayaan terhadap Kejari Tanjungbalai dalam menangani perkara korupsi tersebut.

"Kami mendukung penanganan kasus-kasus dugaan korupsi. Akan tetapi, profesional dan integritas Kejari Tanjungbalai sangat kami tuntut. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas," kata Sulin. (Mtc/Riki)

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Sembunyikan Sabu di Bawah Kasur Hingga Jual Vape Narkoba, 'Terciduk'

Berita Sumut

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai Janji Sikat Habis Jaringan Scammer Hingga Aktor Intelektual

Berita Sumut

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita Sumut

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita Sumut

Pemko Tanjungbalai Raih Penghargaan E-Kinerja Terbaik dari BKN RI

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?