MATATELINGA,Asahan- Terjadi lagi di kecamatan Air Joman Asahan kasus penyiraman air keras yang dialami oleh seorang ibu berinisial “S” (43) dan seorang anak lelaki yang masih dibawah umur berinisial “KP” (13) warga Deli Serdang yang dilakukan diduga oleh seorang lelaki dewasa berinisial “N” (37) warga dusun II A desa Banjar kecamatan Air JomanAsahan , Kamis (06/01/2022)sekira pukul 10.30 Wib di jalan Pelita lingkungan XV kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Asahan.
Keterangan yang dapat dihimpun matatelinga.com di IGD RSUD.HAMS Kisaran serta keterangan Warsito (33) mengaku warga kecamatan Air Joman Asahan mengatakan saat kejadian tersebutsaya bersama beberapa warga di sekitar kejadian tersebut hendak berangkat untuk melaksanakan aktivitas sehari hari, dikagetkan dengan adanya suara teriakan dengan mengatakan “Aduh ...Panas” sambil menutupi wajahnya dengan telapak tangannyasertasuara jeritan anak, dan sesaat kemudian juga terdengar suara kendaraan bermotor yang melaju kencang meninggalkan wanita bersama anak tersebut, ujarnya.
Selanjutnya warga yang berada disekitar kejadian langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Air Joman, namun kami juga tidak mengetahui secara pasti apa sebabnya dan apa yang disiramkan ke tubuh korban.
Sehingga kedua korban merasa kesakitan, setelah sampai di Puskesmas Air Joman kedua korban ini langsung di larikan ke IGD RSUD HAMS Kisaran , dan menurut informasinya korban terkena siram air keras .
Secara terpisah korban penyiraman air keras berinisial “S” saat di IGD RSUD HAMS Kisaran yang sempat ditemuiawak media mengatakan jauh jauh kami datang dari Deli Serdang ke Air Joman ini bersama abang ipar serta anak kandung saya dengan naik kendaraan roda dua,hanya untuk meminta surat kepindahan sekolah anak saya, namun saat dijalan tepatnya di jalan Pelita Air Joman , kendaraaan yang kami naikki dipepet oleh sepeda motorYamaha RX yang dikendarai oleh suami saya yang berinisial “N”, sembari memukul kepala saya dengan tangan memegang kantongan plastik warna putih berisi cairan.
[br]
Setelah “N” memukul itulah wajah dan bahu anak saya merasa kepanasan dan nyeri akibat luka bakar, sementara pelaku yang tidak lain suami saya itu langsung kabur.
Abang ipar kami sudah megnghubungi keluarga yang di Deli Serdan dan kami juga berharap pihak aparat penegak hukum dapat segera menangkap suami saya yang telah menciderai saya dan anak saya.
Sementara petugas medis IGD RSUD HAMS Kisaran yang enggan disebut jati dirinya mengatakan kedua korban yang dirawat tersebut mengalami luka bakar akibat cairanlarutan asam kuat yang pekat, dan terhadap korban seorang wanita tersebut juga mengalami luka akar serius di bagian wajahnya dan mengenai kornea matanya , saat ini keduanya masih dalam perawatan di RSUD HAMS Kisaran , pungkasnya (dieks)