Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Musa Rajekshah Tinjau Lokasi Rehabilitasi dan Feeding Orang Utan di Bukit Lawang, ini Kata Wagubsu

Musa Rajekshah Tinjau Lokasi Rehabilitasi dan Feeding Orang Utan di Bukit Lawang, ini Kata Wagubsu

James Pardede - Minggu, 16 Januari 2022 19:45 WIB
james/matatelinga.com
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah Tinjau Lokasi Rehabilitasi dan Feeding Orang Utan di Bukit Lawang, Minggu (16/01/2022)
MATATELINGA. Bukit Lawang - Sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar terkait pengembangan Bukit Lawang - Tangkahan.Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memasuki hutan untuk melihat kondisi lokasi rehabilitasi dan feeding Orang Utan di Bukit Lawang.

Hal ini disampaikan Ijeck, sapaan Musa Rajekshah disela-sela aktivitas trackingnya, Minggu (16/01/2022). "Hari ini tracking melihat lokasi yang dulu pernah aktif menjadi tempat rehabilitasi Orang Utan dan feeding atau tempat pemberian makan Orang Utan. Kita ingin mencoba mengaktifkan kembali karena sudah dapat lampu hijau dari Ibu Menteri LHK pada pertemuan Minggu lalu," ujar Ijeck.

Ijeck melanjutkan, pengaktifan lokasi rehabilitasi dan feeding Orang Utan ini tidak hanya semata untuk menjadi magnet bagi wisatawan lokal hingga mancanegara tapi juga memberikan manfaat bagi alam dan manusia. "Orang Utan berperan penting dalam ekosistem hutan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) khususnya di Bukit Lawang," ujarnya.

Baca Juga:Nawal Lubis Apresiasi Penanaman 1.200 Pohon Andaliman di Karo

TNGL, lanjut Ijeck, menjadi salah satu hutan penghasil terbesar oksigen dan simpanan karbon yang cukup besar. "Jadi kalau datang kemari itu terapi oksigen, sekaligus banyak edukasi yang bisa didapatkan. Tadi dijelaskan Ustaz Abdul Rahman, guide hari ini tentang manfaat pohon dan hewan yang ada di sini dan banyak lainnya," ujar Ijeck, sembari berharap warga dan wisatawan untuk bisa menjaga alam.

Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem terkait penataan zona yang akan dilakukan. "Akan dilakukan penataan zona atau blok pada kawasan konservasi ini. Dari situ nanti akan ditetapkan dimana-mana lokasi rehabilitasi dan feedingnya. Semua ini didukung Pak Dirjen Wiratno," tutupnya.

Menanggapi hal ini, pelaku usaha di Desa Timbang Jaya, Abdul Rahman menyambut baik niat pengaktifan kembali lokasi rehabilitasi dan feeding ini. Karena, dengan adanya rehabilitasi tersebut, Orang Utan di daerah ini bisa lebih terjaga.

[br]

“Saat ini bebas dan banyak orang yang sembarangan memberi makan. Manfaat Orang Utan juga untuk ekosistem hutan tetap terjaga. Selama ini, berkembang biaknya juga susah, begitu pun kalau ada yang sakit dibawa ke Medan dan tidak kembali lagi kemari. Kami berharap kehadiran Bapak Wagub bisa membawa kabar baik dan ini bisa segera diaktifkan," ujarnya.

Lanjutnya, setelah lokasi rehabilitasi diaktifkan, pihaknya juga berharap ada Rumah Sakit Orang Utan di Bukit Lawang. "Dari tahun 1992 keinginan ini telah disampaikan oleh kami warga ke pemerintah. Semoga dengan kepemimpinan Gubernur Pak Edy dan Wagub Pak Ijeck ini bisa terwujud," tutupnya.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui