MATATELINGA. Tanjungbalai - (S) Seorang siswi sekolah dasar (SD) dikota Tanjungbalai dikabarkan meninggal dunia usai mendapatkan vaksinasi. Siswi tersebut sempat mengalami demam setelah vaksin.Kabar itu ditepis oleh pihak dinas kesehatan kota Tanjungbalai, bahwa meninggal nya (S) dikerenakan mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD)."Tidak kerena Vaksin, kerena DBD" Kata PLT Kadis Kesehatan Kota Tanjungbalai, dr Ali Azri ketika ditemui kantor nya. Selasa (25/01/2022)
Baca Juga:Bobby Nasution Kukuhkan Pengurus Persatuan Wartawan Unit Pemko MedanMenurut Ali berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan bahwa azzi almarhumah dinyatakan positif DBD dan likosit almarhumah telah menurun enam puluh sembilan ribu dari yang seharusnya seratus ribu sampai dengan tiga ratus ribu."Sebelum almarhumah sempat dibawa berobat ke dokter Johan lalu dirujuk ke rumah sakit Hadi Husada kemudian dirujuk lagi kerumah sakit mitra sejati di medan namun tidak tertolong," kata AliAli menyatakan setelah mendapat laporan dari pihak rumah sakit Hadi Husada pihak nya langsung melakukan fogging dilingkungan kediaman almarhum.Disisi lain orang tua (S) ketika disambangi dikediaman nya meyakini bahwa almarhumah merupakan korban dari vaksin sebab setelah vaksi almarhumah mengalami sakit[br]"Sebagai seorang ibu, anak saya ini bukan karena DBD, anak saya ini dropnya setelah vaksin," kata ibu almarhumah berinisial (N) kepada awak media. Selasa (25/01/2022).Menurut (N) setelah vaksin anaknya mengalami deman, pening kepala, keluar darah dari hidung, melihat akan hal itu mereka membawa almarhumah berobat ke dokter Johan dari sana almarhumah dinyatakan fositif DBD namun kata (N) mereka tidak ada melihat ada tanda tanda gejala DBD ditubuh almarhumah.Selanjutnya almarhumah dirujuk ke rumah sakit Hadi Husada namun karena kondisi almahrumah sangat mengkwatirkan dan peralatan medis yang tidak memadai, dikarenakan harus dilakukan Transpusi darah dan Plasma Darah, maka Almahrumah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Mitra Sejati, dimedan, namun takdir berkata lain almarhumah menghembuskan nafas terakhirnya.“Kami berpesan kepada seluruh orang tua, agar anak anak mereka tidak divaksin. Sebab tidak ada yang bertanggung jawab bila sesuatu hal terjadi seperti yang kami alami. Biarlah saya yang merasakannya sendiri,“ Ungkap (N).[br]Untuk diketahui sebelumnya viral dimedia sosial Facebook seorang siswa sekolah Dasar dikota Tanjungbalai meninggal dunia paska mendapatkan vaksinasiKabar itu diunggah akun Facebook Fakistani's Kitchen, disana tertulis kronologi meninggalnya (S), pengunggah juga berpesan agar para orang tua menolak vaksin terhadap anak. (Riki)