Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Rakesh, Pemilik Warung Kopi Kembali Buat Heboh, Kali Ini Tolak Pakai Masker

Rakesh, Pemilik Warung Kopi Kembali Buat Heboh, Kali Ini Tolak Pakai Masker

- Selasa, 01 Februari 2022 13:00 WIB
matatelinga
Rakesh, Pemilik Warung Kopi Kembali Buat Heboh, Kali Ini Tolak Pakai Masker

MATATELINGA, Medan: Rakesh, pemilik warung kopi di Kota Medan yang menyiram Satgas COVID-19 dengan air panas, karena warungnya ditertibkan saat PPKM Darurat kembali membuat heboh. Kali ini video dirinya menolak menggunakan masker, viral di media sosial.

Di video itu, tampak Rakesh sedang berada di salah satu jalan protol Kota Medan. Dia lalu didatangi petugas Satpol PP dan polisi. Petugas tersebut menyuruhnya memakai masker.Namun Rakes tampak menolak.

“Ngak mau,”ujar RakeshRakesh mengatakan keinginan tidak memakai masker, berasal dari dirimya sendiri. “Sukak aku, aku nggak mau,”ujar Rakesh.

Dalam video petugas menerangkan bahwa memakai masker, merupakan aturan yang telah ditetapkan pemerintah. “Hidup kita bernegara, ada aturannya,”ujar petugas.

Tapi Rakesh tidak bergeming, dia tetap dengan pendiriannya. “Aturan salah, untuk apa ?,”kata Rakesh.Meskipun begitu, para petugas di sana tetap membujuknya memakai masker.

“Aturan pakai masker salah ?,”tanya petugasPertanyaan kembali ditimpali oleh Rakesh. Dia mengaku tidak perlu memakai masker karena merasa sudah sehat. “Ada yang mati di jalan ? yang mati di jalan ? saya sudah cukup sehat,”ujarnya

[br]Rakesh juga menerangkan tujuannya berada di lokasi kejadian hanya untuk melihat-lihat saja. Selanjutnya petugas menyuruhnya pergi, bila tidak mau memakai mau masker, Rakesh lalu meninggalkan lokasi.Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Harahap membenarkan kejadian itu. Kata dia peristiwa, terjadi, Jumat, (28/1), sekitar pukul 10.30 WIB, di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan.

Saat itu anggotanya sedang razia kendaraan sekaligus membagikan masker kepada warga sekitar.“Itu bukan razia masker, tapi razia Dishub. Sekalian bagi masker, kalau kita yang razia masker, sudah pasti kita amankan itu untuk dirapid atau swab,"ujar Rakhmat kepada wartawan, Senin (31/1).

Dia menyayangkan sikap Rakesh, ke depan dia berharap masyarakat lebih bijak dan tetap mengkuti aturan pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran corona.

Selain itu, kata dia, ancaman hukuman bagi yang melanggar protokol kesehatan COVID-29 juga telah diatur dalam Perwal 11 tahun 2020 dan Perwal 27 tahun 2020.

“Ancamannya itu ada beberapa, salah satunya penahanan KTP selama 3 hari," tutupnya.(mtc/ism)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Kenapa Timnas Mesir Susah Payah Kalahkan Benin..?

Berita Sumut

Soal Rakes Aniaya Jurnalis, Advokad Dan Praktisi Hukum Ingatkan Publik Untuk Tidak Tersandung Hukum SARA

Berita Sumut

Viral di Medsos, Wakil Wali Kota Medan Berikan Edukasi Langsung Pada Rakesh

Berita Sumut

Usai Jalani Sidang Rakesh Dijemput Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan