MATATELINGA. Labuhanbatu - Kepala desa Bandar Kumbul, M Toha Hasibuan diduga melakukan penganiayaan terhadap Warga kampung Tali, Kelurahan, siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Propinsi Sumatera Utara, Sabtu (12/02/2022) sekitar pukul 14.00 Wib.Peristiwa itu terjadi ketika Rahmadan Sahputra Ritonga (22) (Korban) sedang menjemput uang getah yang disuruh ayahnya."Saya disuruhah ayah saya menjemput uang getah kami ke desa Bandar Kumbul.Karena hari ini tender disana (Jual getah) Setibanya dimailil jahe saya bertemu dengan teman saya disana. Jadi kami bercerita-cerita, ketika itu M Toha datang bertanya kepada sahabat saya, siapa nampakmu yang turun dari atas, dijawab kawan ku, ngak tahu aku bang, langsung Toha menampar teman saya," Kata Ramadhan sembari membuat laporan di Polres Labuhanbatu.
Baca Juga:Polsek Bosar Maligas Monitoring Harga Minyak Goreng DipasaranTak sampai disitu, Toha pun bertanya kepada kami,kalian juga ngapain disini, duduk-duduk pak, menuggu uang getah kami, ngak usah kamu disini, kenapa pak, kutampar kamu nanti, tampar lah pak, sembari Toha mengambil batu bata memukulkan kekepala saya."Dua kali dipukulnya pakai batu bata kepala saya, setelah itu dipukulnya saya pakai keranjang, kalau kami tidak lari bahkan dia mau mencari parang. Untung kami lari," Ungkap Ramadhan.Sementara itu, orang tua korban Eges Ritonga mengesalkan atas prilaku seorang aparat pemerintah.Hendaknya sebagai aparatur pemerintah dapat memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat."Anak saya mau jeput uang getah.ngak bandal anak saya ini, saya tidak membela-bela karena anak saya. ngak pernah kami menganggu orang. Lagi pula saya juga kenal dengan Toha, bahkan ada hubungan keluarga, tega dia buat seperti itu sama anak saya. Apa karena kami orang susah seenaknya berbuat seperti itu," Kesal Eges menjawab wartawan.[br]Sementara itu M Toha Hasibuan dikonfirmasi melalui teleponnya membenarkan kalau ia telah memukul Ramadhan."Khilaf aku, benar kupukul, tapi sebelumnya kubilang agar Jagan disini karena sudah banyak kali hilang sawit. Sudah kuperingatkan agar pergi saja malah saya ditantang mereka. Masa saya tidak dihargai mereka sebagai kepala desa," terang toha.Berdasarkan bukti laporan bernomor 237/Yan25/2022/SPKT/RES-LBH ke polres Labuhanbatu Ramadhan resmi melaporkan M Toha Hasibuan yang ditanda tangani Kanit SPK Ipda J Batubara. (Mtc/Abi)