MATATELINGA. Asahan - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menggelar rapat koordinasi dengan seluruh gugus tugas terkait penanggulangan covid 19, pelaksanaan rakor tersebut diselenggarakan secara virtual, Senin (14/02/2022).Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi yang didampingi Kapolda Sumut Irjen. Pol. RZ. Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, Kepala Lantamal Belawan Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo, dan Kajatisu Ida Bagus Nyoman Wiswantanu dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dalam rakor tersebut mengatakan Rapat Koordinasi ini dilaksanakan untuk membahas tentang perkembangan dan penanggulangan kasus covid 19 dan evaluasi PPKM di Provinsi Sumatera Utara.Tujuan diadakannya Rakor 3T atau lebih disebut dengan tindakan melakukan tes covid 19, penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien covid 19 (treatment) adalah salah satu upaya utama penanganan covid 19, ujarnya.
Baca Juga:Kapolda Sumut Gelar Rapat Lintas Sektoral Bersama ForkopimdaGubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi juga berharap agar seluruh elemen lapisan masyarakat dan pemerintah daerah memberikan dukungan upaya 3T yakni testing, tracking, dan treatment serta melakukan isolasi terpusat untuk itu diharapkan agar TNI-Polri mendampingi dan mendukung kegiatan tersebut.Edy Rahmayadi juga menyampaikan beberapa penekanan antara lain, untuk menekan angka penyebaran varian baru Omicron, maka akan diberlakukan PPKM. Untuk itu dihimbau agar tetap melaksanakan Prokes disiplin 3M saat melaksanakan melaksanakan vaksinasi.Aktifkan kembali satgas covid 19 hingga kedesa-desa.Dari data yang diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, per 13 Februari 2022, kasus covid 19 yang terkonfirmasi untuk seluruh daerah Sumatera Utara bertambah sekitar 825 kasus, bahkan dari hasil pengecekan laboratorium, dari pertambahan kasus tersebut ada ditemukan yang terpapar Omicron, umgkapnya.[br]Bupati Asahan H.Surya yang diwakili Assisten bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhilli Lubis menyampaikan agar operasi Yustisi lebih ditingkatkan di tempat-tempat yang rawan kerumunan masyarakat di Asahan dan sebaiknya dilakukan 3x sehari yakni pagi, siang dan pada malam hari dengan tujuan untuk memperketat pengawasan dari pola penyebaran virus Covid 19.Asisten Ekbang juga berpesan dan menghimbau masyarakat Kabupaten Asahan untuk segera melakukan vaksinasi covid 19, karena vaksinasi ini bermanfaat untuk meningkatkan herd immunity tubuh dari serangan wabah virus covid 19 apalagi saat ini sedang marak Varian baru yaitu Omicron yang tingkat penularannya jauh lebih cepat, pungkasnya. (dieks)