MATATELINGA. Binjai - Penyaluran lanjutan Kartu ATM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) PPKM di Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai pada Sabtu (12/02/2022) rawan celah korupsi.Pasalnya, pihak Kecamatan Binjai Utara dan kordinator dari Bank BNI sebagai petugas penyalur memberikan keterangan yang simpang siur, terkait data penerima.Sekretaris Kecamatan Binjai Utara, Sari Liana Dewi ,S.sos mengaku berdasarkan data yang diterimanya dari Dinas Sosial, terdapat 455 penerima di Kecamatan Binjai Utara.Terdiri dari Kelurahan Jati Negara 19 penerima, Cengkeh Turi 106, Kelurahan Damai 48, Kelurahan Pahlawan 86,Kelurahan Jati makmur 79, KelurahanKebun Lada 28 dan Kelurahan Jati Karya 89 penerima untuk bantuan PPKM lanjutan sebesar 1,2 juta.
Baca Juga:Polres Sidimpuan Laksanakan Prokes Sesuia Intruksi KapoldaAnehnya, Sekcam bilang untuk Kelurahan Nangka dan Jati Utomo tidak ada tercatat dalam data penerima bantuan berdasarkan data yang diterimanya dari Dinas Sosial."ini data dari Dinas Sosial. Sebenarnya kalau untuk penyalurannya itu pihak BNI, kita di Kecamatan hanya menerima data yang akan diteruskan ke Kelurahan untuk diberitahukan ke masyarakat. Untuk Kelurahan Nangka dan Jati Utomo tidak ada," ucapnya, Senin (14/02/2022).Membingungkan, sebab Kordinator penyalur bantuan PPKM dari Bank BNI cabang Binjai, Zulfikri, mengatakan seluruh Kelurahan di Kecamatan Binjai Utara ada terdata untuk penyaluran bantuan PPKM lanjutan, termasuk Kelurahan Nangka dan Jati Utomo."Se-kota Binjai ada 1.889 penerima bantuan PPKM lanjutan. Data penerima ini dari Kemensos yang diberikan ke kami (BNI) dan Dinas Sosial, BNI sebagai penyalur ke masyarakat," jelasnya.Hilangnya data keluarga penerima manfaat (KPM) Kelurahan Nangka dan Jati Utomo tersebut sontak menimbulkan berbagai spekulasi negatif, bahkan dugaan unsur korupsi.[br]Nuri, Salah seorang warga Kulurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara yang namanya terdaftar sebagai KPM menuturkan, bahwa dirinya tidak pernah menerima kartu ATM BPNT PPKM."Tidak pernah saya terima Kartu ATM yang katanya dibagikan di kantor Kecamatan Binjai Utara itu. Kepala Lingkungan tempat saya tinggal juga tidak pernah kasih informasi apapun terkait bantuan,'' bebernya.Berkaitan persoalan tersebut, Sekretaris Dinas Sosial, Hamidan, saat dikonfirmasi masih enggan menjawab. Dia menyarankan agar ditanyakan ke Kabid."tanyakan ke Kabid ya, saya takut salah jawab," ujarnya.