MATATELINGA, Asahan-Infeksi coronavirus merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona dan menimbulkan gejala utama berupa gangguan pernapasan, penyakit ini menjadi sorotan karena kemunculannya di akhir tahun 2019 pertama kali di Wuhan, China. Lokasi kemunculannya pertama kali ini.
Membuat coronavirus juga dikenal dengan sebutan Wuhan virus,di Kabupaten Asahan berdasarkan data yang dapat dihimpun tim Surveilans Dinas Kesehatan kabupaten Asahan jumlah warga Asahan yang dinyatakan positif covid 19 pada Jum’at (18/02/2022) hingga pukul 15.00 wibterdpat penambahan sebanyak 15 kasus yang tersebar di 25 Kecamatan yang ada di Asahan.
Keterangan juru bicara Satgas Peanganan Covid 19 kabupaten Asahan Syamsuddin yang disampaikan Kabid penyiaran Diskominfo Asahan Arbin Ariadi Tanjung membenarkan adanya penambahan warga Asahan yang terpapar positif covid 19 pada Jum’at 18 Pebruari 2022 pukul 15.00 Wib sebanyak 15 kasus.
Laju penambahan kasus warga yang terkonfirmasi positif covid ini tidak terlepas dari tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, masih belum memuaskan.
Sangat disayangkanbahwa tren penurunan terkait kepatuhan individu dalam memakai masker, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan pada akhir akhir sudah melemah sehingga dampaknya saat ini laju peningkatan warga yang terkonfirmasi positif covid 19 dalam setiap harinya mengalami kenaikan yang cukup menghawatirkan, ujarnya.
[br]
Juru bicara Satgas penanganan covid 19 Syamsuddin yang disampaikan Kabid penyiaran Diskominfo juga mengatakan kasus kenaikan sebaran covid 19 pada Jum’at 18 Pebruari 2022 terdapat 15 kasus , diantaranya dialami oleh warga masyarakat asal kecamatan Kisaran Timur sebanyak 3 orang pria umur antara 16 hingga 45 tahun serta 1 perempuan usia 36 tahun, warga kecamatan Kisaran barat terdapat 2 pria usia antara 66 hingga 69 tahun dan 2 perempuan usia 39 hingga 69 tahun, warga kecamatan Bandar pasir mandoge terdapat 2 orang pria usia 35 hingga 40 tahun
Untuk kecamatan Pulau Rakyat terdapat 1orang perempuan usia 69 tahun, kecamatan Air batu terdapat 1 orang perempuan usia 47 tahun, warga Simpang empat terdapat 1 orangpria usia 57 tahun, warga Sei kepayang barat terdapat 1 orang perempuan dengan usia 33 tahun dan warga Buntu Paneterdapat 1 orang pria dengan usia 59 tahun.
Kesemua warga yang terkonfirmasi positiftersebutsudah melakukan test laboratorium yang ada di Medan maupun Asahan serta menggunakan jenis pemeriksaan Swab PCR maupun RDT Antigen.
Arbun Ariadi tanjung juga mengatakan jika masyarakat semakin lengah dalam menjalankan protokol kesehatan seperti yang dialami pada masa tiga periode libur panjang, maka akan meningkatkan penularan, dan hal tersebut dapat diketahui setelah dilakukan testing dan tracing, pungkasnya (dieks)