MATATELINGA. Toba - Bahaya penyalahgunaan narkotika lebih mematikan dari virus covid-19. Hal ini diungkapkan Viktor Silaen saat sosialisasi Perda Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya di Desa Napitupulu Kecamatan Silaen Kabupaten Toba.Bertempat di Gereja HKBP Napitupulu, sosialisasi Perda ini dihadiri banyak pemuda dari desa Parsambilan, Napitupulu, Sianipar dan Simanobak dan sebelumnya dilakukan di Gereja HKBP Losungbatu. Namun, banyak juga kaum bapak dan ibu mengikuti sosialisasi tersebut.Viktor Silaen menceritakan bahaya penggunaan narkoba yang lebih berbahaya dari penyebaran covid-19 karena ada ratusan orang meninggal dunia setiap hari. "Di Toba ini ada terjadi pembunuhan guru yang dilakukan oleh pengguna narkoba beberapa waktu yang lalu. Hanya karena mengambil handphone, dia terpaksa membunuh ibu tersebut," terang Viktor Silaen dari partai Golkar Komisi E.
Baca Juga:Pemprov Sumut Dukung BPJPH Kemenag RI Sertifikasi Halal Gratis Bagi Pelaku UMKMViktor menantang kaum muda agar memilih pacar yang mau melakukan test narkoba sebelum menerima seseorang tersebut.Viktor juga menyarankan agar Pemerintah Desa bisa membuat peraturan desa mengenai penyalahgunaan narkoba dan sanksinya. "Sanski juga bisa dilakukan dengan berbagai kesepakatan warga desa," tegas Viktor.Pengurus Gereja juga diminta melakukan test narkoba kepada kedua calon pengantin sebelum melakukan pemberkatan nikah.Kabupaten Toba dipilih menjadi lokasi sosialisasi, karena Toba merupakan penyalahgunaan narkoba terbesar ke dua setelah kota Medan.[br]Menurut PPATK, transaksi narkoba mencapai 5 milyar setiap hari.Kepala BNN Siantar dr. Tuangkus Harianja melakukan pemaparan dengan menggunakan layar lebar. Dalam video tersebut, ada banyak siswa menyalahgunakan narkoba hingga berujung penyesalan dan susah untuk berubah.Viktor Silaen berharap agar pemuda tidak mau terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.Diakhir acara, para peserta melakukan santap sore bersama dengan tetap melakukan protokol kesehatan dan tetap menjaga jarak satu dengan yang lain. (Mtc/Yin)