MATATELINGA, Binjai: Video viral konten kreator asal Medan, Jack India alias ketua limpol berkolaborasi dengan Anggota DPRD Kota Binjai Joko Basuki menuai kritikan.Dalam vidio berdurasi 1 menit 25 detik, Legislator Partai Gerindra itu mengucap kata 'Cepet'. Warga Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara menilai kata yang dilontarkan Joko memiliki arti 'kelamin wanita', sehingga tidak pantas untuk diucapkan.Saat diminta keterangan, pria yang akrab disapa Jobas mengatakan bahwa dirinya tidak berniat untuk menyakiti perasaan siapapun saat produksi vidio. Bahkan dia tidak pernah mengetahui kalau kata 'Cepet' artinya kelamin wanita."Saya dan jack murni produksi vidio itu untuk hiburan sekaligus edukasi. Saya asli warga Binjai, tidak pernah dengar jika kalimat 'Cepet' bermakna kelamin wanita," cetus Joko. Selasa,(22/2).Kendati demikian, Jobas dengan lapang dada menerima kritikan yang menerpa dirinya itu, sembari meminta maaf."Kalau benar ucapan saya menyakiti perasaan masyarakat, maka terimalah permohonan maaf saya. Teruslah mengkritik saya, sebab saya sangat butuh kritikan agar bisa mendekati kesempurnaan," katanya.[br]Lalu, apa arti 'Cepet' sebenarnya?Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata 'Cepet' tidak memiliki arti apapun. Sedangkan kelamin wanita, di KBBI disebut Vagina.Bagi masyarakat Provinsi Jawa Timur, kata 'Cepet' merupakan bagian dari bahasa daerah suku jawa yang berarti 'Cepat'.[br]Kata 'Cepet' juga digunakan sebagai judul lagu, yakni 'Kalah Cepet' yang di populerkan oleh penyanyi Via Vallen.Sepet neng pinggir embong, kalah 'Cepet' disaut uwong, kalimat tersebut adalah lirik lagu milik Via, jika diubah ke bahasa Indonesia artinya 'Sabut di pinggir kolam, kalah cepat disambar orang'.Ahmad Haryono, staf pengajar fakultas sastra Universitas Jember dalam riset mengenai perubahan dan perkembangan bahasa, menyimpulkan, terjadinya perubahan bahasa serta makna kata lantaran adanya faktor sosial dan budaya ditengah masyarakat.Negara Indonesia memiliki beragam suku dan budaya. Sehingga dari keberagaman tersebut melahirkan berbagai bahasa.[br]Dalam ilmu bahasa, beda makna pada satu kata disebut Homonim dan Polisemi.Homonim merupakan kata yang sama lafal dan ejaan, tetapi berbeda makna kerana berasal dari sumber yang berlainan.Polisemi ialah bentuk bahasa (kata,frasa) yang memiliki makna lebih dari satu. Makna lebih dsri satu tersebut terjadi karena adanya beberapa konsep dalam pemaknaan suatu kata. (mtc/dyk.p)