MATATELINGA, Medan :Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan apresiasi hadirnya Adhyaksa Estate sebagai terobosan baru bidang Datun dan terbitnya buku "Peranan Jaksa Pengacara Negara Mengawal Aset Perkebunan Negara di Sumatera Utara" yang dituangkan dalam sambutannya pada buku yang dilaunching di Aula Elaeis guinensis PTPN III (Persero), Rabu (23/2/2022)."Buku ini diharapkan dapat menggambarkan keberhasilan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Bidang Datun dan dapat menjadi motivasi bagi seluruh Jaksa Pengacara Negara untuk tetap berinovasi menciptakan terobosan yang dapat diaplikasikan dalam upaya meningkatkan kinerja Bidang Datung," demkian sambutan Jaksa Agung yang dituangkan dalam buku.
Direktur Pelaksana PTPN III (Persero) Ahmad Haslan Saragih menyerahkan langsung buku "Peranan Jaksa Pengacara Negara Mengawal Aset Perkebunan Negara di Sumatera Utara" kepada Kepala Kejaksaa Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.Secara khusus, Edy Rahmayadi mengapresiasi Kajati Sumut dan tim yang telah berkontribusi dalam penyelamatan aset Pemprovsu dan BUMN dengan dibentuknya Adhyaksa Corner dan Adhyaksa Estate. Gubsu juga menyampaikan apresiasinya berupa kata sambutan dalam buku hasil karya Dr. Prima Idwan Mariza, SH,M.Hum (Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara -Asdatun Kejati Sumut) dan Dr. Christian Orchard Perangin angin, SH, MKn (Karyawan BUMN PTPN III (Persero).
Launching buku "Peranan Jaksa Pengacara Negara Mengawal Aset Perkebunan Negara di Sumatera Utara" juga dihadiri Direktur Pelaksana PTPN III (Persero) Ahmad Haslan Saragih, Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno, para SEVP PTPN III dan PTPN IV, Kasi Penkum Yos A Tarigan, serta undangan lainnya."Saya menyampaikan apresiasi kepada penulis buku ini yang berhasil menjadikan mimpi besar saya di Sumut dalam bentuk buku "Peranan Jaksa Pengacara Negara Mengawal Aset Perkebunan Negara di Sumatera Utara"," kata IBN Wiswantanu.Harapan ke depan, lanjut Kajati buku ini bisa jadi referensi bagi Jaksa Pengacara Negara (JPN) dan role model dalam rangka penyelamatan aset di BUMN khususnya perkebunan, sehingga kehadiran institusi Kejaksaan memberi nilai tambah bagi penyelamatan aset dan perlindungan investasi khususnya di BUMN.Direktur Pelaksana PTPN III (Persero) Ahmad Haslan Saragih juga menyampaikan apresiasi dan berharap buku ini bermanfaat dan jadi referensi bagi BUMN khususnya perkebunan dalam penyelamatan aset dan perlindungan investasi.
[br]
"Kami juga berharap sinergi antara Kejaksaan dengan BUMN khususnya Perkebunan dengan dibentuknya Adhyaksa Estate bisa berkelanjutan," katanya.Penulis buku Dr. Prima Idwan Mariza dan Dr. Christian Orchard Perangin angin menyampaikan bahwa penulisan buku tersebut waktunya sangat singkat. Ide kreatifnya berasal dari Kajati Sumut, kemudian direalisasikan oleh Asdatun dan berkolaborasi dengan Christian Orchard Perangin angin dengan mengambil topik tentang penyelamatan aset perkebunan."Buku ini terdiri dari 325 halaman + xxviii dengan editor Dr. M Iqbal Asnawi, SH,MH dan dicetak oleh Bhuana Ilmu Populer (Kelompok Gramedia)," kata Christian Orchard Perangin angin.
Pada kesempatan itu, Kajati Sumut IBN Wiswantanu menyerahkan penghargaan kepada Direktur Pelaksana PTPN III (Persero) Ahmad Haslan Saragih, kemudian PTPN III memberikan donasi buku kepada Kejati Sumut yang diterima Kajati Sumut IBN Wiswantanu.Sebelumnya, Kajati Sumut IBN Wiswantanu juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Dr. Christian Orchard Perangin angin atas Dedikasi dan Inovasi bersama Kejati Sumut dalam Penyelamatan Investasi dan Aset Negara di PTPN III (Persero) tahun 2021.