MATATELINGA,Binjai - Sejumlah warga Negara Indonesia (WNI), yang berasal dari Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara saat ini tengah dilanda ketakutan pasca konflik Ukraina-Rusia.Pasalnya, 6 warga Binjai dan 3 warga Langkat itu, saat ini sedang terjebak di bunker Kota Chenihiv, Ukraina.Para WNI tersebut merupakan buruh di perusahaan produksi plastik sejak tahun 2018.Kerabat dari salah satu WNI yakni Ardi Juwono berharap Pemerintah segera bertindak dalam upaya mengevakuasi keluarganya."Ada 4 orang keluarga saya disana, pagi tadi kami berkomunikasi terkait situasi terakhir. Mereka jelaskan gencatan senjata masih tidak terkendali" terang Ardi, Minggu (6/03/2020).Kehawatiran yang sama juga dirasakan oleh Ainul Rodhiah, dirinya turut berharap agar suami dan anaknya dapat keluar dari situasi perang yang dimulai sejak Februari lalu.[br]"Saya selalu telepon anak dan suami, mereka ingin keluar dari situasi perang, kami sangat berharap pemerintah segera bertindak," bebernya.Data yang diperoleh, enam orang warga Kota Binjai yang terjebak di Ukraina yakni Iskandar, Muhamad Raga Prayuda, Muhamad Aris Wahyudi, Syahfitra Sandiyoga, Agus Alfirian dan Rian Jaya Kusuma.Sedangkan 3 warga Langkat yaitu Dedi Irawan, Zulham Ramadhan dan Amri Abas.Rencananya, mantan Duta Besar RI untuk Ukraina periode 2017-2021, Prof Yuddi Chrisnandi akan memberikan keterangan resminya terkait upaya evakuasi 9 WNI tersebut.(Mtc/dyk.p)