Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Santri yang Tenggelam di Bawah Jembatan Titi Papan Belum Ditemukan

Santri yang Tenggelam di Bawah Jembatan Titi Papan Belum Ditemukan

Rompas - Selasa, 08 Maret 2022 11:15 WIB
Matatelinga
Sudah 2 hari mayat Hafis (13) pelajar Pesantren yang tenggelam di Sei Deli dibawah jembatan Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan belum ditemukan. Hingga saat ini,  tim gabungan Basarnas Meda
MATATELINGA, Belawan: Sudah 2 hari mayat Hafis (13) pelajar Pesantren yang tenggelam di Sei Deli dibawah jembatan Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan belum ditemukan. Hingga saat ini, tim gabungan Basarnas Medan masih melakukan pencarian.

Meski sudah hari ketiga aksi pencarian seorang anak pesantren korban hanyut di sungai deli titi papan ternyata hingga kini belum menghasilkan hasil alias masih nihil.

Padahal tim Basarnas Kota Medan berserta RBBS (Relawan Bergerak Bencana dan sosial) dan relawan lainnya masih bergerak mencari korban disungai Deli mulai pukul 08.00 Wib sampai saat pukul 17.00 wib tetapi hasil.

Menurut warga dikawasan bantaran Sei Deli, Apisah,Korban, Hafiz umur (13 ) siang itu sekitar pukul 11.00 bersama 3 orang rekannya bermaksut mencuci kaki dipinggiran Sei Deli.Saat korban bersama teman teman menginjakkan kakinya diatas batu korban terpeleset dan jatuh kedalam sungai yang saat itu airnya deras.

Teman teman korban berusaha menolong korban tapi karena derasnya air, korban hanyut dan hilang terbawa air yang mengalir ke hulu sungai.

Kejadian tersebut menggemparkan warga sekitar.Warga yang mengetahui ada korban tenggelam langsung menelpon petugas Basarnas Medan dan warga lainya untuk mencari korban.

Menurut Danru Basarnas Jhony Bangun yang di dampingi dari Relawan RBBS terus berusaha mencari kearah aliran sungai Deli sejauh 5 KM Meter tapi belum menemukan korban.

"Pencarian korban terpaksa dihentikan berhubung hari sudah gelap.Hari ini Selasa (08/03/2022) pencarian korban akan kami lanjutkan kembali,"jelas Jhoni Bangun.

Keluarga korbañ dan rekan rekannya sangat berharap agar korban segera ditemukan dan keluarga mohon doa agar kepada seluruh warga agar jasad anaknya segera ditemukan. (mtc/Rompas)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait