MATATELINGA. Madina - Pasar Baru Panyabungan belum bisa dipakai oleh pedagang karena masih menunggu selesainya pembangunan landscape di Pasar Baru. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi kepada matatelinga, Senin (14/03/2022).Menurut Atika pembangunan pasar baru saat ini sudah ontrack atau berjalan sesuai dengan rencana. Dia juga menyebutkan ada dua sumber anggaran dalam pembangunan tersebut. Pertama anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari kementrian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) dan sumber kedua berasal dari APBD Kabupaten Mandailing Natal."Untuk pembangunan pasar yang anggaran yang berasal dari APBN itu sudah selesai dan dalam tahap pemeliharaan selama enam bulan. Sedangkan dari APBDnya saat ini sedang dalam tahap pembangunan landscape ya," jelas Atika.
Baca Juga:Angota Dewan F-PKS Minta Pemko Medan Perbaiki Infrastruktur dan Bantu Penderita ThalasemiaAtika juga mengatakan, karena pembangunan landscape ini lah yang menyebabkan tidak bisanya ditempati pasar baru Panyabungan. Dia juga menegaskan pihak Pemkab Madina belum bisa melaksanakan pembangunan landscape karena bangunan utama juga belum selesai."Bangunan utama saat ini juga bisa dikatakan belum selesai. Jadi kita belum bisa melakukan pembangunan parit-parit, dan jalan akses ke pasar baru," tegasnya.Apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Madina ini menyebabkan pedagang di Pasar Baru merasa keberatan. Hal ini dikarenakan banyaknya iuran-iuran yang harus dikeluarkan oleh pedagang. Hal ini juga yang memicu para pedagang untuk mengadukan permasalahan ini kepada Bupati Madina, Senin( 14/03/2022) tadi. (Mtc/Reza)