MATATELINGA, Toba-Penerima bansos berupa PKH dan bantuan lainnya di beberapa desa di Kecamatan Silaen Kabupaten Toba diduga tidak tepat sasaran. Seperti yang dialami beberapa warga desa di Kecamatan Silaen,.Lisma Lubis, Diana Nadeak dan Elsa Sibarani yang merupakan warga Desa Napitupulu. Mereka bertiga akhirnya mendatangi petugas dari dinas sosial pada acara sosialisasi perbaikan data SIKS-NG di kantor Camat Silaen pada Kamis, (24/3/2022). Mereka melakukan itu karena mereka tidak puas dengan jawaban operator SIKS-NG dan pendamping PKH di kecamatan.Kedatangan mereka untuk memperjelas program bantuan apa yang mereka dapatkan, karena mereka merasa jika mereka tidak mendapatkan bantuan, sementara ada perangkat desa di desanya mendapatkan bantuan PKH dan ini mereka nilai tidak adil. "Kami ingin mendapatkan penjelasan dari Andino. Kenapa kami tidak mendapatkan bantuan dan kenapa Joko Maryanto suami dari istrin perangkat desa kami mendapatkan PKH" terang Diana yang merupakan anggota BPD.Usai mengadakan sosialisasi terhadap 38 operator SIKS-NG, Andino langsung mendengarkan keluhan ke tiga warga tersebut dihadapan operator SIKS-NG Desa Napitupulu, Watner Napitupulu."Selama tahun 2021, kalian mendapatkan bantuan dari Kemensos. Jadi jangan bilang tidak mendapatkan bantuan. Cuma, kalian perlu sabar dan bantuan yang kalian terima lumayan banyak dari KIS (Kartu Indonesia Sehat) KIP, BST, PKH sekali. Kalau kalian tidak mendapatkan PKH lagi karena kalian BPD, ya sabarlah dan KIS ini juga bantuan loh" terang Andino.