MATATELINGA. Sidimpuan - SD (47) bersama Suaminya LS (53) kabur tanpa jejak sejak Selasa (05/04/2022) dini hari lalu, mengakibatkan Warga Dusun II Balakka Sipunggur, Desa batang Bahal, Kec. Psp Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan menjadi korban atas nama arisan lebaran yang menelan kerugian kurang lebih tertotal hampir mencapai Rp1,5 Miliar.Melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, dimana Kepala Dusun II Ballakka Sipunggur Poniman menjelaskan, korban dari arisan lebaran tersebut 90 persen adalah warganya, selebihnya ada juga dari Dusun desa lain yang ada di kecamatan Padangsidimpuan batunadua, Sabtu (09/04/2022).Sebelumnya modus yang di pergunakan pelaku ini semacam investasi dengan keuntungan bagi dua, jadi kerugian warga itu mencapai 10 juta hingga 100 juta, bahkan ada juga beberapa Unit rumah warga yang diborohkan dengan Iming-iming ke untungan yang menggiurkan.
Baca Juga:Irjen Pol. Panca Putra Dampingi Menteri ESDM RI dan Dirut Pertamina Cek BBM“Kalau di akumulatifkan total uang yang diduga dilarikan oleh pelaku bisa mencapai Rp1,5 miliar lebih,” terang Poniman.Poniman mengakui sebelum menyadari kejadian tersebut, warganya sudah 4 Tahun mengikuti arisan lebaran tersebut, bahkan Warganya masih menerima hasil yang sesuai dijanjikan, karena waktu itu Warga tidak merasa curiga sehingga tetap mengikuti arisan lebaran tersebut.Aktivitas itu dilakukan pelaku sejak 2018, sehingga pada tahun-tahun sebelumnya semua berjalan lancar, namun kondisi serta situasi terjadi berbeda pada tahun 2022,Poniman berharap warganya itu seharusnya membuat laporan ke Polres padangsidimpuan.[br]Adapun salah seorang warga Balakka Sipunggur Jumin (49) kepada wartawan mengatakan, kami mengenal Sudiyah alias umak Rimbang sebagai pengumpul uang arisan, Anggota arisan umak rimbang mencapai ratusan orang sebagian besar nasabahnya Ibu-ibu (umak umak) dan lansia warga Dusun II Balakka Sipunggur.Tidak hanya itu, saat dirinya akan memetik hasil arisannya karena sudah pada waktunya, namun pasangan suami istri ini mencoba menghindar dan sudah melarikan diri, hal itu di ketahui setelah Warga mendatangi kediamannya di Dusun II Balakka si Punggur."Kalau aku, uang yang sudah disetor dan telah dibawa lari mencapai Rp10 juta lebih ditambah emas sebanyak 12,5 gram," tutur Jumin.Tidak terima dengan kerugian akibat penipuan arisan lebaran tersebut, dirinya bersama ratusan warga lainnya akan berembuk dengan pihak kadus dan kepala desa untuk membuat Laporan ke Polres Padangsidimpuan. (Mtc/Iwan)