MATATELINGA. Labuhanbatu - Pemakaman atau yang sering disebut Kuburan yang terletak di dusun Janji, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Propinsi Sumatera Utara longsor. Akibatnya salah satu kuburan yang berada di lokasi tersebut berlubang. Hingga jenazah yang disemayamkan di perkuburan itu terlihat adanya kain kafan masih utuh.Pertama kali ditemukan kuburan berlubang itu, Jum'at (15/4/2022) oleh anak-anak yang sedang bermain dikuburan janji tersebut. Entah mengapa salah satu penggiat Media sosial mempostingnya hingga menjadi viral."Saya tahunya dari cucu saya katanya ada viral kuburan dijanji,setelah saya cek ternyata itu adalah kuburan mertua saya," Kata Lamidi Nata (69) warga Aek Paing Rantauprapat, pada Matatelinga.
Baca Juga:Komisi A Serahkan Kisruh KPID Sumut Pada Pimpinan DPRD SumutKatanya, kuburan mertunya itu bernama Lebu (Wanita) sudah 20 tahun yang lalu disemayamkan di perkuburan janji. Namun dirinya tidak menyangka kalau kain kafan masih terlihat putih dan rapi didalam kuburan yang longsor itu."Karena kuburannya sudah berlubang, jadi dipindahkan saja,dengan cara mengambil jenazahnya. Kalau daging tidak ada lagi, melainkan tinggal tulang belulang. Namun kain kafan kami tetap menggunakan yang lama meski kuburnya telah dipindah," Ungkap Nata.Sementara itu Kepala desa Janji Ahmad Sofyan yang ditemui di perkuburan itu mengatakan longsornya kuburan itu bukan disebabkan proyek Bronjong yang telah dibangun Pemda. Melainkan tanah perkuburan lembut dan kerap terjadi hujan hingga air melewati perkuburan hingga jatuh keparit."Sebenarnya ini khusus perkuburan karyawan perkebunan BUMN, namun karena lokasinya didesa saya hingga saya harus melihat situasi apa yang terjadi. Jadi kalau perkuburan warga desa disebalahnya. Jadi perkuburan ini khusus karyawan kebun," Bilang Ahmad.[br]Ditambahkannya, dalam waktu dekat dirinya akan berkoordinasi dengan Kades apdeling 1 bagaimana untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya longsor lagi."Kalau kadesnya Bapak Joni Asmara.Mangkanya saat pindahnya pemakaman yang berlobang warga saya tidak ada yang datang melainkan warga Apdeling. Ya saya akan kordinasi lah tentang bagaimana penanganannya," Ungkap Ahmad.Pantauan di lokasi sejumlah keluarga dan warga menyaksikan atas pindahnya makam yang berlobang. (Abi)