Komitmen Keberlanjutan Asian Agri 2030 Terdiri Dari Empat Pilar Strategis

- Kamis, 21 April 2022 23:59 WIB
amrizal/matatelinga.com
Asian Agri pada buka puasa bersama media di Medan, Rabu (20/04/2022)
MATATELINGA. Medan - Siapa yang tak mengenal dengan Asian Agri, yaitu salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia, yang secara resmi mengimformasikan Komitmen Keberlanjutan Perusahaan, yaitu Asian Agri 2030.

Komitmen Keberlanjutan Perusahaan tersebut disampaikan Head of Social Capital Asian Agri David Alamsyah pada buka puasa bersama media di Medan, Rabu (20/04/2022).

Pada acara yang turut dihadiri Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik SE, Ketua DKP PWI Sumut Drs M Syahrir MIKom serta pengurus dan anggota DKP lainnya, David didampingi Senior Manager Corporate Communication Dinna Permana lebih lanjut menjelaskan, Komitmen Keberlanjutan Asian Agri 2030 terdiri dari empat pilar strategis.

Baca Juga:TPL Berbuka Puasa Bersama Insan Media

Adapun keempat pilar strategis perusahaan yang bagian dari grup Royal Golden Eagle (RGE) yakni kemitraan dengan petani, pertumbuhan inklusif, iklim positif, dan produksi yang bertanggungjawab serta berkelanjutan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNSDGs). Semua ini sejalan dengan tujuan dan visi perusahaan meningkatkan kualitas hidup melalui pengembangan sumber daya berkelanjutan melalui serangkaian program dan inisiatif yang memberi konstribusi positif.

"Asian Agri 2030 adalah strategi jangka panjang selama sepuluh tahun ke depan untuk memastikan keberlangsungan bisnis sejalan dengan bisnis grup perusahaan yaitu 5Cs (Good for Community, Country, Climate, Costumer dan Company," jelas David.

Pada acara yang berlangsung familiar tersebut, David juga memaparkan, kemitraan dengan petani menjadi pilar strategis pihaknya dengan target meningatkan pendapatan petani mitra hingga dua kali lipat melalui program penanaman kembali (refranting).

[br]

Selain itu pihanya juga menargetkan seratus persen pencapaian program refranting petani mitra, seratus persen sertifikat Indonesia Sustanable Palm Oil (ISPO) untuk petani mitra serta menerbitkan sertifikat Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO) bagi 5.000 petani swadaya.

"Dari semua pilar strategis yang kami canangkan, banyak target yang ingin diraih yang kesemuanya dimaksudkan untuk menjadikan perusahaan semakin sehat dan kuat, petani mitra kian sejahtera serta mendukung dan memperkokoh perekonomian bangsa yang ramah lingkungan," ujar David.

Dinna Permana menambahkan, Asian Agri 2030 merupakan strategis jangka panjang yang akan menjadi fokus perusahaan.

Dijelaskan, komitmen ini mendorong Asian Agri melihat lebih mendalam kegiatan operasional dan bisnis secara berkesinambungan.

Baik David dan Dinna sama menyebutkan, komitmen ini membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak termasuk insan pers agar semua target yang ditetapkan dapat tercapai.

[br]

Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik SE memuji dan mengapresiasi program dan kebijakan Asian Agri, sehingga sejak berdiri 1979 hingga kini, perusahaan bisa terus berproduksi dan berkembang menjadi salah satu basis kekuatan perekonomian bangsa.

Farianda juga berterimakasih Asian Agri tetap menempatkan PWI Sumut sebagai mitra kerja dengan senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi guna membuahkan kerjasama mutualistis.

"Semoga kemitraan dan kebersamaan ini terus terjalin. Kalau saat ini Asian Agri mengelolah 100 ribu hektar kelapa sawit dengan 20.000 tenaga kerja, semoga ke depan bisa lebih meningkat. Dan kami berharap Asian Agri tetap memberi dukungan agar PWI Sumut kian maju dan berkembang," ujar Farianda di akhir sambutannya.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

15 Tahun Matatelinga : Sampai Hari Ini Kami Masih Setia Menjadi Penyampai Informasi Aktual dan Terpercaya

Berita Sumut

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Berita Sumut

Jangan Lewatkan Pertandingan Arsenal vs Manchester City di Community Shield

Berita Sumut

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita Sumut

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?