Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Membantu Harimau Terjerat Kandang Babi, Dokter Hewan Alami Cakaran dan Gigitan

Membantu Harimau Terjerat Kandang Babi, Dokter Hewan Alami Cakaran dan Gigitan

- Minggu, 24 April 2022 14:09 WIB
Mtc/ist
Seorqng dokter yang diterkam harimau sedang mendapat pertolongan

MATATELINGA, Tapsel- Seorang dokter Hewan bernama Anhar Lubis, sehari hari bertugas di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). diterkam saat dirinya menolong atau mengevakuasi harimau yang terjerat kandang babi, pada Minggu (24/4/2022) sekira pukul 06.00 WIB,

Melalui pesan what's upp ke matatelinga.comdimana Sang dokter hewan diserang hingga mengalami luka gigitan dan cakaran di sejumlah bagian tubuhnya.

Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH, kepada wartawan membenarkan kejadian itu, saat ini drh Anhar sudah dilarikan ke RS Metta Medika Kota Padangsidimpuan pasca diserang Si raja rimba,

Akibat kejadian nahas Kata AKBP Roman menerangkan drh Anhar mengalami luka gigitan dan cakaran di lengan atas sebelah kiri dan cakaran di lengan bawah sebelah kiri. Kemudian, luka cakaran dan robek di paha sebelah kiri.

[br]

Kapolres Menuturkan , kejadian itu bermula saat Atulee Gulo, warga Dusun Aek Pardomuan, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel, memasang perangkap babi yang terbuat dari tali kopling kendaraan skuter di kebun karet miliknya, Rabu (20/4/2022) lalu.

Kemudian , pada Hari Kamis (21/4/2022) sekira pukul 09.00 WIB, Atulee terkejut, karena yang terperangkap di dalam jerat babinya adalah seekor harimau Sumatera.selanjutnya , Atulee memberitahukan temuannya itu ke Warga kampunglainnya.keesek hari pada Jumat (22/4/2022) sekira pukul 06.00 WIB, Tim BKSDA Kabupaten Tapsel sempat memantau keadaan harimau yang ternyata masih hidup dan terlilit jerat.

"Namun, saat itu evakuasi belum bisa dilakukan karena masih menunggu dokter hewan dan bius dari Kota Medan Provinsi Sumut," Pungkas Kapolres

pada Sabtu (23/4/2022) sekira pukul 23.30 WIB, drh Anhar selaku dokter hewan dari BKSDA Provinsi Sumut, tiba di Dusun Aek Pardomuan dengan membawa bius dari Kota Medan. Usai melaksanakan Musywarah disepakati proses evakuasi dilakukan esok harinya, mengingat waktu yang sudah larut malam yang dikuatirkan beresiko dan berbahaya

[br]

Esok paginya, drh Anhar bersama tim evakuasi dari BKSDA Kabupaten Tapsel bersama Kapolsek Batang Toru, AKP Tona S, SH, dan anggota pengamanan bersama tim bergerak menuju lokasi berjumlah 15 orang. Masing masing , 4 orang tim yang dipimpin drh Anhar, sudah bersiap dengan posisi siap menembak.

Saat itu terpantau, posisi harimau berdiri dan berhadap-hadapan dengan drh Anhar dengan jarak lebih kurang 7 meter. Lalu, drh Anhar memerintahkan tim tembakkan bius dan tepat mengenai paha sebelah kanan harimau tersebut. Nahas, harimau itu seakan kaget, melompat, dan memberi serangan, hingga mencengkram drh Anhar.

"Dan jerat yang mengikat pada kaki kanan depan harimau terlepas, sehingga drh Anhar dan harimau tersebut terjatuh berguling ke arah jurang. Kemudian, harimau tersebut lari ke arah gunung/perkebunan," imbuh Kapolres.

Di kesempatan itu, Kapolres menghimbau ke segenap masyarakat maupun karyawan di PTPN III Kebun Hapesong, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel, untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar areal tempat terjeratnya harimau. Sebagai informasi, Tim BKSDA masih bersiaga menelusuri jejak harimau untuk segera dievakuasi dan dilakukan penanganan medis.

sementara situasi masyarakat yang hendak berkebun telah aman dan terkendali , tutup Kapolres.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal di Belakang Kafe Binasi Tapteng

Berita Sumut

Gubernur Bobby Nasution Targetkan Sekolah Rakyat Padangsidimpuan Bisa Dipakai Juli 2026

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Mendagri Apresiasi Sinergi Pemda Sumut, Pemulihan Pascabencana Kian Efektif

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

Wamenag Serahkan Bantuan Rp 20,840 Miliar Untuk Rahabilitasi Sarpras Terdampak Bencana Sumut