MATATELINGA. Binjai - Pemerintah Republik Indonesia membolehkan masyarakat untuk melaksanakan mudik lebaran 2022. Namun perjalanan mudik hanya diperbolehkan untuk domestik saja, sedangkan perjalanan luar negeri pemerintah menghimbau agar ditunda terlebih dahulu.Kebijakan pemerintah tersebut mendapat antusias dari masyarakat jelang H-10 Idul Fitri 1443 Hijriah ini, terbukti penjualan tiket di Terminal Bus Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara mengalami peningkatan.Salah satu loket penjualan tiket bus antar Provinsi mencatat adanya lonjakan penumpang sebanyak 20%, terhitung sejak tanggal 24 April 2022.
Baca Juga:Pangdam I/BB Bersama Forkopimda Inspeksi Jalur Mudik dan Objek Wisata di Sumut"Ada peningkatan penumpang sekitar 20% pada arus mudik tahun ini, dominan tiket tujuan Provinsi Sumatera Selatan," ucap Batu Bara petugas penjualan tiket, Senin (25/04/2022).Bukan hanya jumlah penumpang yang meningkat, Batu Bara juga menuturkan adanya kenaikan pada harga tiket sejak 3 April 2022 kemarin."Harga tiket juga sedikit naik, kalau kelas ekonomi, tujuan Binjai - Pekan Baru Rp.205.000, sedangakan Binjai - Duri Rp.195.000. Untuk lintas Timur harga tiket diatas Rp.235.000," bebernya.Sementara untuk VIP harga tiket dilihat dari tipenya. Untuk super VIP Rp.275.000 dan tipe tronton Rp.295.000 untuk Lintas Antar Provinsi.[br]"Pemesanan tiket para pemudik rata-rata berangkat diatas tanggal 3 Mei 2022. Ada dari Kuala, Binjai dan Langkat. Malah biasanya peningkatan penjualan tiket terjadi setelah habis Lebaran," sebutnya lagi, sembari mengatakan bahwa jadwal keberangkatan dari Pukul 13:00 - 17:00 Wib.Murni (29) warga asal Pekan Baru Riau yang sudah tinggal di Kota Binjai 15 tahun lamanya mengatakan, bahwa Idul Fitri 1443 Hijriah kali ini dia bersama suami dan anaknya mudik ke Pekan Baru Riau."sudah 3 tahun gak mudik bang, makanya tahun ini setelah Pemerintah mengijinkan masyarakat mudik, kami sekeluarga pulang ke kampung suami di Riau, Pekan Baru," ucap Murni. (Mtc/dyk.p)