MATATELINGA,Batubara- Satu unit bus Sartika BK 7285 DP, diduga menjadi korban pelemparan baru yang mengakibatkan kaca bus pecah hingga mengakibatkan seorang penumpangnya meninggal dunia.Dalam postingan Ratna Savitri Pasaribu di media sosial meminta Kapolres Batu Bara AKBP Jose DC Fernandes mengungkap kasus pelemparan bus miliknya yang mengakibatkan seorang penumpangnya terluka dan akhirnya meninggal dunia.“Mohon kepada bapak Kapolres Batu Bara supaya lebih serius menangani kasus ini pak.. “, tulis Ratna di media sosial.Disebutkan Ratna pada postingannya, setelah seminggu menjalani perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Medan akhirnya Ahmad Alwi (20) korban pelemparan oleh orang yang tak dikenal dan meninggal dunia. Kamis (5/5/22) sekitar pukul 14.00 WIB.Korban Ahmad Alwi, warga Dusun V Desa Indrayaman Kecamatan Talawi, saat kejadian menumpang bus Sartika dari Tanjung Tiram menuju Medan, pada Jumat (29/4/22).[br]Menurut Ratna Sativi Pasaribu yang merupakan pemilik bus Sartika pada postingannya di Media Sosial, ditengah perjalanan tepatnya di bawah jembatan tol Indrapura, pukul 10.00 WIB seseorang melemparkan batu besar ke kaca depan mobil.Lemparan batu mengenai kaca depan dan mengenai salah satu penumpang di dalam (yang duduk dibangku depan disamping supir) dan kena bagian kepala. Kondisi korban waktu itu sangat kritis dan segera dilarikan ke Rumah Sakit PTC Desa Sipare â€" pare dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan.Masih berdasarkan postingannya, Ratna menyebutkan menurut saksi Hendra (35) yang merupakan supir bus Sartika, yang melempar datang dari arah berlawanan naik sepeda motor matic memakai jaket hitam dan mengenakan helm hitam. Begitu kejadian mereka langsung melarikan diri.Usai di lempar batu, pihak Sartika langsung melaporkan ke Polsek Indrapura. “Namun hingga sekarang polisi belum ada perkembangan sama sekali tentang siapa pelakunya," tulis Ratna.Menanggapi kasus pelemparan batu yang viral di media sosial, Kasi Humas Polres Batu Bara Iptu Ahmad Fahmi mengatakan akan meneruskan ke Polsek Indrapura.“Kita teruskan ya bang… Mudah-mudahan ada petunjuk untuk pengungkapannya… Mungkin dari rekan rekan media…ada punya info terkait kasus tersebut…dapat segera diberitahukan bang,"pungkasnya melalui pesan WhatsApp. ( Suriyanto )