MATATELINGA, Pancurbatu- Sekitar kurang lebih 12 jam arus lalulintas di Jl Jamin Ginting, Medan-Tanah Karo mengalami kemacetan panjang hingga mencapai puluhan kilo meter. Hak itu disebabkan pohon tumbang yang menimpa satu unit truk fuso yang sedang melintas. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa tewas.
Informasi yang diperoleh Matatelinga.com menyebutkan. Sore itu, Selasa (10/5/2022) kondisi cuaca dalan kondisi hujan lebat yang disertai angin kencang. Tepat nya di dusun 3, Desa Rambung Baru, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang, angin kencang pun melintasi Jl.Jamin Ginting tersebut.
Saat bersamaan, di Km 33 Rambung Baru juga melintas sejumlah kenderaan dan salah satu nya truk fuso yang datang dari arah Medan menuju arah Tanah Karo.
Tak disangka-sangka, hujan yang disertai angin kencang tersebut menerpa salah satu batang pohon yang berada ditepi jalan hingga menyeret kabel dan tiang listrik milik PLN yang berda dilokasi tersebut. Hal itu membuat pohon menimpa truk fuso berwarna kuning tersebut.
Warga yang dibantu petugas yang mengetahui kejadian tersebut langsung terjun ke lokasi dan berupaya melakukan evakuasi dengan menggunakan alat seada nya menunggu bantuan dari pemerintah terkait.
[br]
Namun upaya evakuasi sedikit mengalami kendala, yang mana alat berat yang diterjunkan mengalami keterlambatan tiba dilokasi dikarenakan ribuan kenderaan sudah berlapis memenuhi badan hingga berem jalan. Baik itu dari dan menuju arah Medan.
Dari pantauan tersebut, selain pihak pemerintah Kec. Sibolangit, Desa Rambung Baru serta pihak Kepolisian Polsek Pancurbatu dan Koramil Sibolangit, sejumlah petugas dari Polrestabes Medan sempat diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan mengurai kemacetan panjang tersebut.
Hingga berita ini dikirimkan, Rabu (11/5/2022) hingga pukul 12.15 wib, arus lalulintas di Jl Jamin Ginting masih terus terlihat.
Sejumlah pengendara kepada Matatelinga menyebutkan bahwa kemacetan terus terisi akibat belum optimal nya lokasi pohon tumbang saat dilintasi.
"Dari lokasi itu belun optimal untuk dilintasi, selain jalan sempat, berem jalan sedikit, memang evakuasi terus dilakukan pemerintah dilokasi. Tapi karena dari semalam sore hingga dinihari kenderaan sudah sangat berlapis, jadi sudah sulit lancar nya.
[br]
Kami saja sangkut dari jam 20.00 wib malam itu, sampai Pancurbatu sudah pukul 12.12 wib, bayangkan lama nya. Padahal kami mau ke Medan dari Tanah Karo," ujar salah satu pengendara.
Selain itu, pengangkut sayur mayur juga sempat mengeluh. "Ini baru sampai Pancurbatu, berjam-jam baru bisa lewat. Sudah rugi lah sayur mayur kami ini, sangat telat sampai ke agen.
Rugi sudah pasti, tapi mau apa lagi, nama nya bencana kan. Siapa yang sangka akan seperti ini," ungkap salah satu tokeh sayur tersebut menarik panjang nafas nya.
Kapolsek Pancurbatu Kompol Eriyanto saat dikonfirmasi Matatelinga membenarkan pohon tumbang tersebut. "Semalam sore kejadian nya, diduga akibat angin kencang yang dampak nya menumbangkan pohon tersebut. Sempat menimpa satu unit truk yang saat itu melintas,"ujar orang nomor satu di Polsek Pancurbatu tersebut.(mtc/edi).