Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Polisi Tetapkan 17 Orang Tersangka Konflik Siosar, Begini Respon PT BUK

Polisi Tetapkan 17 Orang Tersangka Konflik Siosar, Begini Respon PT BUK

- Selasa, 24 Mei 2022 19:02 WIB
Matatelinga.com/ist

MATATELINGA, Medan - Polisi telah menetapkan sebanyak 17 tersangka dalam kasus bentrokan berdarah yang terjadi di Puncak 2000 Siosar, Kabupaten Karo, Selasa (17/5/2022).

Dari jumlah itu, sebanyak 16 orang tersangka di antaranya berasal dari pihak PT Bibit Unggul Karobiotek (BUK) dan satu orang dari masyarakat.

Menanggapi ini, Kuasa Hukum dari PT BUK, Theo Sembiring meminta kepolisian terutama Polres Karo agar bertindak fair dalam kasus yang terjadi.

Apalagi, lanjutnya, selama ini pihaknya juga sudah banyak membuat laporan ke polisi, namun hanya masalah ini saja yang dinaikan ke tingkat penyidikan.

"Kami meminta polisi selaku penegak hukum untuk fair, adil lah. Bahwa kami bukan penjahat yang suka semena-mena, kami juga sudah lama menahan diri. Jadi proses lah LP (laporan) itu, karena kalau ini saja yang dinaikan, nggak berimbang," ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

[br]

Sementara itu, Kuasa hukum lainnya, Rita Wahyuni menceritakan, bahwa peristiwa bentrokan yang terjadi merupakan penyerangan yang dilakukan oleh kelompok S. Saat itu, karyawan PT BUK sedang bekerja untuk pembuatan taman.

"Kami sedang melakukan pembuatan taman yang ada kolam air. Jadi pekerja tidak ada membawa senjata apapun, dan saat itu masih kondusif," ungkapnya.

Namun, sambung Rita, terjadi aksi penyerangan, bahkan terdengar suara letusan tembakan. Akibatnya, salah seorang pekerja dari PT BUK terkena tombak.

"Di situlah pecah suasana. Jadi posisinya, bahasa saling serang itu tidak benar, kami lah diserang," sebutnya.

Rita juga menyebutkan bahwasanya masyarakat yang menyerang mereka itu adalah masyarakat Desa Suka Maju, sedangkan lokasi konflik terjadi di Desa Kacinambun.

[br]

Oleh karena itu, tegas Rita, yang dilakukan pihak perusahaan adalah murni pembelaan diri.

"Mereka masyarakat Suka Maju yang naik ke atas membawa senjata dan menyerang. Jadi kami spontanitas melawan dan apakah kami salah?. Ini yang mau kami pertegas supaya Pak Kapolda mengetahui kebenaran yang sebenar-benarnya. Saya yakin Pak Kapolda orang yang bijaksana dan adil dalam memimpin. Saya khawatir kebenaran ini tidak sampai ke beliau," tegasnya.

Terkait lokasi bentrokan, Rita menyatakan, bahwasanya areal pembuatan taman itu berada di atas lahan HGU yang terletak di Desa Kacinambun, Kecamatan Tigapanah tanpa merusak garis polisi yang dipasang polisi.

"Untuk itu, kami mohon kepada pihak kepolisian untuk dapat menindak tegas menangkap semua pemicu kerusuhan agar terjadi keseimbangan untuk keadilan yang sebenar-benarnya," pungkasnya.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Polres Karo Gelar Bakti Sosial Ramadan di Masjid Muhammad Chang Ho

Berita Sumut

Pembunuh Mely Masuk DPO Polres Karo

Berita Sumut

Personil Sat Lantas Polres Tanah Karo Gelar Aksi Sosial ‘Jumat Berkah’, Bagikan Sembako Gratis

Berita Sumut

Pengurus DPC PKB Karo Laporkan Lukman Edy Diduga Sebar Fitnah dan Cemarkan Nama Baik

Berita Sumut

Kapolres Tanah Karo Diganti

Berita Sumut

Peringati Hut Bhayangkara ke-77, Kapolres Tanah Karo Pesan Terus Jaga Harkamtibmas dan Persiapan Pemilu