Matatelinga - Medan, Kadang cinta bisa merubah segalanya dan tanpa mengenal status.Itu kata Khalil Gibran.Penyair asal Lebanon yang paling piawai jika sudah berbicara cinta.
Ungkapan diatas pantas ditujukan kepada gadis manis bernama,Balina Boru Sembiring (22 )warga Desa Guru Kinayan,Kab Tanah Karo,Prov Sumut ini.Pasalnya,saking sayang dan cintanya terhadap kekasihnya yang sudah memiliki tiga anak.Wanita tamatan Akbid ini nekad kabur dari rumah demi cintanya kepada,Jon Ginting (29) warga Jalan Karet Raya,Kel Mangga,Kec Medan Tuntungan.
Perkenalan kedua insan ini hanya berjalan beberapa bulan lalu, membuat keduanya menjalin hubungan asmara.Tanpa rasa minder,wanita memiliki wajah manis itu pun sering bertemu dengan Jon sehingga terjalinlah hubungan asmara.Ungkapan Ibu Boru Ginting ibu kandung Balina Pada Wartawan, "Mulanya si Jon datang kerumah kami,mengaku lajang dan kamipun percayalah,".
Hubungan mereka semakin dekat dengan kekasihnya itu (jon), hingga anaknya lulusan mahasiwi Kebidanan Takasima Kabanjahe ini terpukau terhadap kekasihnya itu." Saya lihat hubungan anak saya dengan laki-laki itu semakin dekat saja,hingga akhirnya keduanya pacaran dan tak taunya pria tersebut berniat buruk dengan anak saya membujuk untuk tinggal serumah,"ucap sang ibu.
Kesal dengan perbuatan pria tersebut,kemudian pihak keluargapun melakukan pencarian kesuatu tempat."Upaya mencari anak saya selama 5 bulan lamanya,kami keluarga pun berupaya terus melakukan pencarian siang dan malam namun sia-sia," cetusnya. Entah kenapa,seorang family menginformasikan bahwa anak gadisnya tersebut berada di Medan.
"Saat diketahui dari saudara anak saya tinggal satu rumah dengan laki-laki itu di Medan,bergegas cepat,pihak keluargapun pergi dan hal hasil setibanya ditempat yang dituju,Minggu (03/08/2014)sekira pukul 01.00 dinihari.Kemudian kami memergokinnya dirumah kosan di Jalan Ngumban Surbakti,"jelasnya.
Merasa tak senang atas perbuatan pria tersebut,keluargapun melakukan penganiayaan terhadap dirinya. "Karena kesal dan geramnya keluarga,laki-laki itu dipukulilah lalu diserahkan ke kantor polisi,ujarnya.
Pengakuan Jon dirinya sudah berterus terang terhadap sang kekasihnya tersebut namun diindahkan. "Sebelumnya saya sudah jujur bang bawha saya sudah duda,tapi cewek saya itu tidak mau menjelaskan kepada kedua orang tuanya alasan tidak direstui nantinya,"ucap Jon.
Saat ditanya status dirinya,pria yang bekerja di bagian proyek tersebut mengaku sudah duda dengan dikaruniai anak ketiga. "Saya status sudah bercerai bang dengan istri dan semenjak pacaran dengan gadis ini kesepakatan kami berdua untuk tinggal seatap dirumah kosan selama 4 bulan lamanya,"aku Jon.
Tak terima dianiaya,Jon akan melaporkan atas hal yang dalaminya."Kalau dengan cara main hakim begini saya langsung dianiaya hingga babak belur,jelas saya tidak terima atas perbuatan mereka dan penganiayaan ini rencana akan saya bawa keranah hukum juga nantinya bang,"harap dirinya.Sehubungan wanita tersebut telah dewasa dan suka sama suka dengan pria tersebut maka pria tersebut tidak bisa dilaporkan.Sementara itu,petugas SPKT Polsek Medan Baru mengarahkan pria tersebut untuk membuat pengaduan ke Mapolsek Delitua,lantaran lokasi kejadian penganiayaan yang dialami Jon masuk wilayah hukum Polsek Delitua.(Mt)